ICEHOTEL Swedia: Hotel Es Terbentuk Setiap Musim Dingin

Ningsih R. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 67 dibaca
Bisik.id
ICEHOTEL Swedia: Hotel Es Terbentuk Setiap Musim Dingin

Gambar atau konten salah?

Jukkasjärvi di Swedia menjadi tempat unik bagi para wisatawan yang mencari pengalaman berbeda. Di sana berdiri ICEHOTEL, sebuah hotel yang dibangun setiap musim dingin dengan bentuk yang selalu berubah. Hotel ini terbuat sepenuhnya dari salju dan es, sehingga pada musim semi ia meleleh dan kembali mengalir ke sungai.

Ide brilian ini lahir pada 1989 ketika Yngve Bergqvist menciptakan Arctic Hall, sebuah galeri seni yang terbuat dari es dan salju. Pada saat desa penuh, ia mengundang sekelompok pengunjung untuk bermalam di galeri tersebut. Mereka diberi kantong tidur hangat dan petunjuk cara tidur di tempat dingin. Keesokan harinya, tamu-tamu itu terkesan dengan pengalaman menginap di bangunan es, sehingga ICEHOTEL pun resmi lahir.

Setiap tahun, proses pembangunan dimulai pada musim semi. Pertama, Yngve Bergqvist dan timnya menerima ratusan proposal desain dari seniman. Dari 150 proposal tersebut, sekitar 15 dipilih. Para seniman beragam, mulai dari desainer grafis hingga arsitek dan ahli sipil, kemudian menyatukan ide-ide mereka menjadi satu desain unik untuk ICEHOTEL.

Setelah desain ditetapkan, balok es besar dipanen dari Sungai Torne. Balok es dapat seberat hingga dua ton dan disimpan dalam kondisi dingin sepanjang musim panas. Ketika musim dingin tiba, balok-balok es tersebut digunakan sebagai fondasi bagi hotel.

Proses konstruksi selanjutnya melibatkan campuran es dan salju untuk membuat lantai, dinding, dan plafon. Bahan ini tidak hanya indah secara visual, tetapi juga cukup kuat untuk menopang struktur. Untuk membentuk bangunan, cetakan dipakai, dan setelah beberapa hari, es sudah cukup kuat untuk berdiri sendiri sehingga cetakan dapat dilepas. Seluruh proyek memakan waktu sekitar enam minggu.

Pengunjung yang ingin merasakan suasana es ini harus menyiapkan dana minimal 6.995 Krona Swedia atau sekitar Rp 12,8 juta (kurs Rp 6.995) untuk satu kamar per malam. Setiap kamar dilengkapi dengan tempat tidur dan dekorasi artistik yang terbuat dari es, menciptakan suasana yang memukau bagi para tamu.

Dengan konsep yang sederhana namun menarik, ICEHOTEL telah menjadi destinasi unik bagi para pelancong. Setiap musim, hotel ini berubah bentuk, menampilkan karya seni baru yang terbuat dari es, sekaligus mengajak pengunjung merasakan keajaiban alam yang bersifat sementara.

ICEHOTELJukkasjärviEs dan SaljuArsitektur EsYngve BergqvistProses KonstruksiSungai Torne

Komentar

Memuat komentar...