IHSG Hijau di Awal Pekan, Tapi Masih Jauh dari Awal Tahun
Gambar atau konten salah?
Pasar saham Indonesia memulai pekan ini dengan catatan positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan, Senin, 12 Oktober 2026.
Data dari sistem perdagangan menunjukkan IHSG dibuka di angka 6.109,31. Hingga pukul 09.05 WIB, indeks bertahan di level 6.100,14. Angka ini naik 6,38 poin atau sekitar 0,10%.
Pergerakan IHSG pagi ini cukup dinamis. Level tertinggi sempat menyentuh 6.128,72. Sementara titik terendahnya ada di 6.098,89. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 283 saham berhasil menguat. Di sisi lain, 226 saham justru melemah. Ada pula 217 saham yang tidak bergerak alias stagnan.
Volume perdagangan tercatat cukup besar. Sebanyak 4,41 miliar saham berpindah tangan pagi ini. Nilai transaksinya mencapai Rp 596,9 miliar. Frekuensi perdagangan sendiri tercatat sebanyak 104.804 kali.
Meskipun menguat di awal pekan, posisi IHSG saat ini masih jauh dari catatan awal tahun. Indeks tercatat 29,43% lebih lemah dibandingkan posisinya di awal 2026. Secara tahunan, IHSG juga masih 21,24% lebih rendah.
Kenaikan tipis di awal pekan ini belum cukup untuk menutup pelemahan yang terjadi sepanjang tahun. Pasar masih dalam tekanan, dengan lebih banyak saham yang stagnan atau melemah dibandingkan yang menguat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Menguat 1,04%, Saham Tambang Jadi Motor Utama
Dolar AS Melemah Tipis ke Rp 17.883
Haji Isam Buka Suara soal Gadai Saham PGUN
IHSG Anjlok 1,94%, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
IHSG Anjlok 2,59% ke 5.936, Konflik Houthi dan Inflasi AS Tekan Pasar
IHSG Anjlok 2,59% Jelang OJK Umumkan Investigasi Manipulasi Saham
Berita Terbaru
Bahlil Pusing Pikirkan Pasokan Minyak Akibat Konflik Timur Tengah
Bahlil Ungkap Alasan Harga BBM Tak Langsung Turun Meski Minyak Dunia Melemah
Medco Beli 10% Saham Empat Blok Migas Eni
Bahlil: Orang Kaya Jangan Pakai BBM Subsidi
Bahlil: Impor Solar Henti, Tapi KPC Masih Minta
Indonesia Kencangkan Ekspor Batu Bara Demi Kuasai Harga Global
Harga Minyak Dunia Turun Usai Gencatan Senjata Energi
Diskon Minyak Saudi Terbesar, Indonesia Tunggu Kepastian
PHE Resmi Akuisisi 10% PI Eni di Tiga Wilayah Migas Kaltim
ICP September 2026 Melonjak ke US$112,81 per Barel
