IHSG Turun 1,91% ke 5.789,39, Volum 22,25 Miliar Sesi I

Ningsih R. · 2 min baca · 4 jam lalu · 7 dibaca
Bisik.id
IHSG Turun 1,91% ke 5.789,39, Volum 22,25 Miliar Sesi I

Gambar atau konten salah?

IHSG turun pada penutupan sesi I Kamis, 11 Juni 2026. Indeks menurunkan 1,91 % menjadi 5.789,39 setelah sempat menembus level 6.000‑an di awal perdagangan pagi.

Selama sesi I, IHSG pernah menguat hampir 2 % mencapai puncak 6.010,48. Namun, penutupan menandai penurunan yang cukup tajam. Volume perdagangan mencapai 22,25 miliar, dengan nilai transaksi sebesar Rp 12,67 triliun. Frekuensi saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 1.530.107 kali.

Pergerakan LQ45 mengikuti tren IHSG, melemah 1,85 % hingga penutupan sesi I. Dari total saham, 185 saham menguat, 500 saham melemah, dan 128 saham tetap stagnan.

Pergerakan IHSG dua hari sebelumnya menunjukkan kenaikan signifikan. Pada 9 Juni 2026, indeks naik 7,57 %, sementara pada 10 Juni 2026, kenaikan mencapai 2,71 %.

Beberapa saham konglomerat mengalami koreksi tajam. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 11,64 % ke harga Rp 645 per saham. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 10,22 % ke Rp 1.625. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 9,66 % ke Rp 1.590. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 10,76 % ke Rp 705. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) turun 9,66 % ke Rp 95.

Di sektor perbankan berkapitalisasi besar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi emiten paling terkoreksi dengan penurunan 3,47 % ke Rp 2.780. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 1,88 % ke Rp 4.180, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun 1,16 % ke Rp 3.410.

Dengan penurunan ini, pasar menunjukkan volatilitas tinggi, sementara beberapa saham utama tetap terpengaruh oleh dinamika ekonomi dan sentimen investor.

IHSGpenurunanvolume perdaganganLQ45koreksi sahamvolatilitas pasarBBRI

Komentar

Memuat komentar...