Indonesia Hadapi Brunei di Piala AFF Futsal 2026 Nonthaburi
Gambar atau konten salah?
Piala AFF Futsal 2026 dimulai hari ini di kota Nonthaburi, Thailand. Turnamen ini berlangsung mulai Senin, 6 April 2026 dan akan berakhir pada Minggu, 12 April 2026.
Delapan negara bersaing di ajang ini: Thailand, Indonesia, Vietnam, Myanmar, Australia, Brunei Darussalam, Timor Leste, dan Malaysia. Empat negara lain—Singapura, Filipina, Laos, dan Kamboja—tidak ikut.
Tim-tim dibagi menjadi dua grup. Grup A terdiri dari Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste. Grup B berisi Indonesia, Malaysia, Australia, dan Brunei.
Pertandingan pembuka datang dari Grup B. Indonesia akan bertemu Brunei di Nonthaburi Gymnasium pada pukul 12.30 WIB.
Indonesia datang dengan status juara bertahan. Tim asuhan Hector Souto menjuarai AFF 2024 setelah mengalahkan Vietnam di final dua tahun lalu. Di Piala Asia tahun lalu, Indonesia menjadi runner‑up setelah kalah 4‑5 dari Iran.
Di Piala AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia tetap menjadi favorit. Meski skuad kali ini berbeda, kekuatan yang terus meningkat di bawah kepemimpinan Souto masih menjadi pertimbangan utama lawan.
Para penggemar diundang untuk mendukung Tim Merah Putih agar kembali meraih kemenangan di ajang internasional ini.
Detail pertandingan: Indonesia vs Brunei akan berlangsung di Nonthaburi Gymnasium, Thailand pada Senin, 6 April 2026 dengan kickoff pukul 12.30 WIB.
Turnamen ini menampilkan kompetisi futsal di Asia Tenggara, menegaskan kembali minat tinggi masyarakat terhadap olahraga ini, sekaligus memberi kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
