Indonesia U-17 Mulai Piala Asia 2026, Hadapi China 5 Mei
Gambar atau konten salah?
Indonesia U-17 akan memulai perjalanan di Piala Asia U-17 2026 pada 5 Mei 2026 dengan pertandingan pertama melawan China.
Turnamen ini digelar di Arab Saudi dari 5–22 Mei 2026 dan sekaligus menjadi kualifikasi Piala Dunia U-17. Timnas Garuda Muda bersaing di Grup B bersama Jepang, China, dan Qatar.
Untuk melaju ke fase gugur dan mengamankan tiket ke Piala Dunia, Indonesia harus finis sebagai juara grup atau minimal runner‑up. Pada edisi sebelumnya, Indonesia berhasil masuk ke Piala Dunia setelah menjuarai grup.
Pelatih baru, Kurniawan Dwi Yulianto, ditunjuk PSSI di awal tahun ini. Ia membawa 23 pemain ke Arab Saudi, setelah mencoret enam nama dari skuad hasil pemusatan latihan di Jakarta.
Jadwal pertandingan:
• Selasa, 5 Mei 2026 – 23.30 WIB vs China
• Sabtu, 9 Mei 2026 – 23.30 WIB vs Qatar
• Selasa, 12 Mei 2026 – 23.00 WIB vs Jepang
Pertandingan pertama melawan China dianggap krusial. Hasil positif di laga ini akan menentukan posisi Indonesia di dua pertandingan berikutnya.
Dengan strategi yang jelas dan pemain yang terpilih, Garuda Muda berharap dapat mengulangi prestasi sebelumnya dan melangkah ke Piala Dunia U-17 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
