Indonesia vs Saint Kitts & Nevis: GBK Panggung FIFA 2026
Gambar atau konten salah?
Pada 27 Maret 2026, pertandingan antara Indonesia dan Saint Kitts & Nevis akan berlangsung di Stadion GBK, Jakarta. Kedua tim ini akan bertanding dalam rangka FIFA Series 2026, sebuah kompetisi yang menampilkan tim-tim nasional dari berbagai negara.
Pertandingan dimulai pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, dua laga lain telah selesai: Bulgaria melawan Kepulauan Salomon. Pemenang kedua pertandingan tersebut akan bertemu lagi, sementara yang kalah akan berjuang untuk posisi ketiga.
Di antara pemain yang menonjol, Tyrese Shade menjadi pemain termahal dari Saint Kitts & Nevis. Nilai pasar Shade tercatat sebesar 225 ribu Euro, setara dengan Rp 4,4 miliar.
Shade, yang berusia 25 tahun, menempati posisi penyerang sayap kanan. Ia lahir di Birmingham, Inggris, namun memilih bermain untuk timnas Saint Kitts & Nevis. Sejak 2023, Shade telah tampil sembilan kali di timnas tanpa mencetak gol.
Saat ini, Shade bermain di Burton Albion, klub yang berada di League One, divisi ketiga di Inggris. Pada musim ini, ia sudah mencetak sembilan gol dari 33 pertandingan liga, menunjukkan performa yang tajam.
Sementara itu, di Timnas Indonesia, pemain termahal berdasarkan nilai pasar adalah Jay Idzes. Pemain ini bermain untuk klub Sassuolo dan memiliki nilai pasar 10 juta Euro, setara Rp 196 miliar.
Dengan nilai pasar yang berbeda, perbandingan ini menyoroti perbedaan investasi dan pengembangan pemain di dua negara. Indonesia memiliki pemain dengan nilai pasar lebih tinggi, sementara Saint Kitts & Nevis menonjol dengan pemain yang relatif lebih murah namun tetap kompetitif di liga Inggris.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
