Infantino Wacanakan Piala Dunia 64 Tim
Gambar atau konten salah?
Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali melontarkan wacana yang cukup mengejutkan. Setelah baru saja mengumumkan format baru dengan 48 tim untuk Piala Dunia 2026, ia kini sudah membahas kemungkinan turnamen tersebut diperluas menjadi 64 negara peserta.
Menurut Infantino, penambahan jumlah peserta ini bukan sekadar soal jumlah. Ia melihatnya sebagai peluang besar. "Semakin banyak tim yang tampil, semakin besar kesempatan negara-negara berkembang untuk meningkatkan kualitas sepak bolanya," ujarnya.
Wacana ini tentu memicu perdebatan. Di satu sisi, ide ini membuka pintu bagi lebih banyak negara untuk merasakan atmosfer Piala Dunia. Namun di sisi lain, banyak yang khawatir kualitas pertandingan justru akan menurun jika terlalu banyak tim 'penggembira' ikut serta.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi pertama yang menggunakan format 48 tim, dengan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai tuan rumah bersama. Kini, bahkan sebelum turnamen itu digelar, FIFA sudah memikirkan langkah lebih jauh.
Pertanyaan besarnya: apakah 64 tim adalah jumlah yang ideal? Atau justru akan membuat Piala Dunia kehilangan gengsinya sebagai ajang elite sepak bola dunia?
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
