Irak Masuk Piala Dunia 2026, Putros Jadi Sorotan Persib
Gambar atau konten salah?
Monterrey – Kelolosan Timnas Irak ke Piala Dunia 2026 membawa kebahagiaan bagi Persib Bandung karena penggawa Maung Bandung, Frans Putros, akan tampil di sana.
Irak memastikan tiket putaran final setelah mengalahkan Bolivia 2-1 di final playoff Interkontinental, Rabu, 1 April 2026 pagi WIB. Ali Al-Hamadi dan Aymen Hussein mencetak gol kemenangan Singa Mesopotamia.
Ini menjadi kali kedua Irak tampil di Piala Dunia setelah tahun 1986. Keberhasilan ini dirayakan dengan suka cita oleh pemain, ofisial, dan warga Irak.
Putros tidak bermain di laga tersebut, hanya menjadi cadangan. Namun ia berkontribusi dalam mengantarkan Irak sampai Playoff Interkontinental, meski sebagian besar dijalani sebagai pemain pengganti.
Di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Putros bermain melawan Filipina, baik di kandang maupun tandang. Pada putaran ketiga, ia diturunkan saat Irak menghadapi Oman, Kuwait, dan Yordania. Ia juga tampil ketika bertemu Arab Saudi di putaran keempat.
Putros, 32 tahun, belum pasti akan dibawa pelatih Graham Arnold ke Piala Dunia 2026. Persaingan di lini belakang Irak begitu ketat, dengan nama-nama senior seperti Merchas Doski, Zaid Tahseen, Rebin Sulaka, dan Hussein Ali.
Namun, jika Putros tampil oke di sisa musim Super League dan membantu Persib juara liga lagi, peluang untuk mendapatkan satu tempat di timnas tidak mustahil.
Akankah pemilik 25 caps bersama Timnas Irak itu mewujudkan mimpinya? Kita tunggu saja.
Keberhasilan Irak menandai peluang bagi Putros untuk menorehkan prestasi di kancah internasional, meski persaingan ketat di lini belakang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
