Italia Gagal Piala Dunia 2026, Kalah di Adu Penalti Bosnia
Gambar atau konten salah?
Italia gagal masuk ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dalam adu penalti melawan Bosnia di playoff Zona Eropa. Kegagalan ini menandai ketiga edisi berturut‑turut tanpa keikutsertaan timnas Italia di turnamen dunia.
Walaupun Italia dikenal sebagai salah satu negara paling sukses, dengan empat gelar juara, pencapaian ini menyoroti ketidakstabilan performa timnas. Kalahnya Gli Azzuri di adu penalti menambah beban psikologis yang sudah menumpuk.
Eks pemain bertahan Giorgio Chiellini masih belum bisa menerima kenyataan ini. "Absen tiga edisi berturut‑turut di Piala Dunia, ini tidak bisa diterima," cetusnya dilansir dari Tribuna. "Saya sendiri mengalami dua kegagalan ke Piala Dunia. Itu adalah luka yang masih saya bawa," tambahnya.
Chiellini menegaskan perlunya refleksi mendalam. "Refleksi mendalam diperlukan untuk memulihkan identitas yang telah hilang dari waktu ke waktu, meskipun tidak semuanya harus dilihat sebagai hal negatif," ungkapnya. "Kami telah mencapai titik terendah. Semoga kami tidak perlu jatuh lebih dalam lagi," tutupnya.
Keputusan ini menandai perlunya evaluasi serius bagi sepakbola Italia agar dapat kembali bersaing di kancah internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
