Jalur Lintas Selatan Tulungagung Selesai 100% dan Siap Pakai
Gambar atau konten salah?
Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Brumbun–Sine di Tulungagung telah selesai 100 % dan siap dipakai untuk transportasi masyarakat. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) menegaskan bahwa jalur selatan Tulungagung telah tuntas dan menghubungkan batas Blitar hingga Trenggalek.
PPK 2.6 BBPJN Jatim‑Bali, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan I Made Budiana menyatakan bahwa pekerjaan terakhir JLS di Tulungagung adalah ruas Brumbun–Sine, yang memanjang dari Kecamatan Basuki ke Kalidawir. Pekerjaan ini sempat tertunda karena longsor, namun akhirnya diselesaikan pada akhir Mei 2026.
“Sudah selesai 100 persen. Di lapangan sudah jalan sudah fungsional,” maga I Made Budiana, Jumat, 05 Juni 2026.
JLS Tulungagung, dengan panjang 54,97 Km di pesisir selatan, menjadi infrastruktur baru yang diharapkan dapat mendukung peningkatan perekonomian masyarakat pesisir Tulungagung dan sekitarnya. Meskipun sudah rampung, ruas Brumbun–Sine masih dalam masa perawatan. Kontraktor pelaksana akan terus memantau dan memperbaiki jalan bila terjadi kerusakan.
“Yang jelas masyarakat sudah diizinkan melintas. Cuma karena ini masih masa pemeliharaan, otomatis kan masih ada perbaikan‑perbaikan sedikit sampai ruas jalan ini sempurna,” jelasnya.
Menurutnya, Tulungagung menjadi kabupaten kedua, setelah Pacitan, yang berhasil menuntaskan JLS. JLS di Tulungagung menyambung langsung hingga batas Kabupaten Blitar di sisi timur dan Kabupaten Trenggalek di sisi barat.
Di sisi lain, pihak BPPJN mengusulkan anggaran ke Kementerian PU untuk memperbaiki secara permanen sejumlah titik JLS lama di Besuki‑Trenggalek. Mereka juga tengah melakukan penelitian jalur air tanah yang sering memicu kerusakan. “Untuk treatment JLS lama di sana kan kita sudah mengusulkan perbaikan karena ini murni karena akibat adanya infiltrasi air. Nah, sementara kita masih menunggu pola perubahan aliran air tanahnya seperti apa. Sambil kita menunggu pembiayaan yang turun,” imbuhnya.
Dengan semua upaya tersebut, jalur selatan Tulungagung kini dapat dimanfaatkan, meski masih memerlukan perawatan rutin. Keterhubungan antara Blitar dan Trenggalek melalui JLS diharapkan memperlancar arus barang dan orang di wilayah pesisir, sekaligus menstimulasi ekonomi lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
