Jepang Fokus Detail, Siap Hadapi Piala Dunia 2026, Ritme Tim
Gambar atau konten salah?
Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Jepang ditempatkan di Grup F bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia. Tujuannya: menembus babak 32 besar.
Di bawah pelatih Hajime Moriyasu, Jepang belum pernah kalah dalam tujuh pertandingan terakhir. Enam kemenangan dan satu hasil imbang menandai periode positif. Kemenangan datang melawan tim kuat seperti Skotlandia, Brasil, dan Inggris, di mana Wataru Endo dan rekan-rekannya berhasil menebus skor.
Takefusa Kubo, kapten tim, menegaskan bahwa tim kini lebih percaya diri. “Saya merasa kami menjadi lebih percaya diri. Ini bukan hanya tentang hasil pertandingan, tetapi juga bagaimana cara kami bermain dan seberapa padu kami sebagai sebuah tim,” ujarnya, sebagaimana dilaporkan oleh situs FIFA.
Ia menambahkan, “Di Piala Dunia, pertandingan ditentukan oleh margin yang sangat kecil. Saya rasa sangat penting untuk menangani setiap aspek permainan dengan seteliti mungkin,” kata Kubo. Keterangan ini menyoroti kesadaran Jepang akan pentingnya detail dalam setiap pertandingan.
Jepang telah berpartisipasi dalam Piala Dunia sebanyak delapan kali. Prestasi terbaik mereka tercapai di babak 16 besar, yang telah berhasil dicapai empat kali pada tahun 2002, 2010, 2018, dan 2022.
Dengan rekam jejak tersebut, Jepang menyiapkan strategi yang lebih matang menjelang turnamen. Fokus utama: menjaga konsistensi, memperhatikan detail, dan memanfaatkan pengalaman yang telah diperoleh.
Jepang menegaskan kesiapan dan kepercayaan diri mereka menjelang Piala Dunia 2026, menyoroti performa positif dan pentingnya detail dalam pertandingan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
