Jorge Jesus Tinggalkan Al Nassr, Target Timnas Portugal
Gambar atau konten salah?
Jorge Jesus akan meninggalkan Al Nassr pada akhir musim ini. Ia tidak berniat memperpanjang kontrak yang berakhir pada akhir tahun. Meski ia merasa senang berkarier di Arab Saudi, usia 71 tahun membuatnya masih mengincar posisi pelatih Timnas Portugal.
Rencana tersebut muncul ketika Roberto Martinez akan mengakhiri tugasnya setelah Piala Dunia 2026. Portugal, yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2023, menjadi target Jesus agar dapat memimpin timnasnya di depan publik. Manajemen Al Nassr kini harus memutuskan apakah bisa menawar Jesus untuk tetap bertahan.
Berita ini mengganggu fokus klub yang tengah mengejar dua gelar di akhir musim. Pada 16 Mei 2026, Al Nassr akan bertanding melawan Gamba Osaka di final ACL Two. Setelah kemenangan, mereka akan menghadapi Damac di pekan terakhir Liga Arab Saudi pada 22 Mei 2026. Saat ini, Al Nassr masih unggul lima poin atas Al Hilal, yang memiliki dua pertandingan tersisa.
Jesus memulai kariernya di Arab Saudi pada 2023 ketika memimpin Al Hilal untuk kedua kalinya. Selama masa tersebut, ia berhasil meraih lima gelar, termasuk liga dan Piala Raja pada musim 2023/2024. Meskipun sudah berkarier sejak 1990, ia belum pernah melatih tim nasional apa pun.
Keputusan Jesus menambah ketegangan bagi Al Nassr, yang harus menyeimbangkan antara ambisi klub dan harapan klub nasional. Sementara itu, klub menantikan hasil akhir musim, baik di kompetisi regional maupun liga domestik.
Secara keseluruhan, situasi ini menyoroti dilema antara loyalitas pelatih dan tujuan klub, serta bagaimana keputusan akhir dapat mempengaruhi prestasi Al Nassr di musim mendatang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan