Justin Hubner: Debut 27 Maret, Mimpi Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Justin Hubner berusia 22 tahun dan memulai babak baru bersama Timnas Indonesia. Ia menegaskan ambisinya untuk membantu Skuad Garuda mencapai prestasi lebih tinggi.
Debutnya akan datang pada 27 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Tim Merah Putih akan menghadapi Saint Kitts and Nevis di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman.
Selama bermain untuk Indonesia, Hubner telah belajar dari tiga pelatih berbeda. Sebelumnya ia pernah berada di bawah bimbingan Shin Tae‑yong dan Patrick Kluivert. Pengalaman ini menambah kedalaman pemahamannya tentang taktik dan strategi.
Hubner mengungkapkan bahwa mimpi bermain di Piala Dunia 2026 sudah lama terpendam setelah Indonesia tersingkir di babak keempat. Namun, dengan Herdman, ia mulai merajut kembali harapannya. “Kami masih bisa banyak berkembang. Kami bermimpi untuk bermain di Piala Dunia atau berprestasi lebih jauh di Piala Asia,” katanya, kutipan dari situs resmi FIFA.
Ia menegaskan komitmennya untuk tampil maksimal setiap kali bertugas. Sebagai pemain muda, ia sudah mencatatkan 18 pertandingan atau caps di kacamata internasional.
“Saya terlibat dalam setiap pertandingan dan merasa bertanggung jawab atas apa yang sudah kami raih. Saya mungkin salah satu yang termuda, tetapi di sepak bola itu hanyalah angka. Saya selalu mengerahkan segala kemampuan dan tak pernah menyerah,” tegas Hubner.
Dengan pengalaman tiga pelatih, jumlah caps yang signifikan, dan tekad kuat untuk Piala Dunia serta Piala Asia, Hubner menandai langkah penting bagi masa depan Timnas Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
