Kabupaten Gowa Siapkan Sensus Ekonomi 2026 untuk Data Akurat

Tika M. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Kabupaten Gowa Siapkan Sensus Ekonomi 2026 untuk Data Akurat

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Kabupaten Gowa di Sulawesi Selatan bertekad menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan menyediakan data ekonomi akurat sebagai dasar kebijakan pembangunan daerah. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan sensus.

Komitmen tersebut disampaikan pada 12 Juni 2026 melalui Pencanangan Komitmen Bersama dan Apel Siaga Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa. Husniah menegaskan, “Sensus Ekonomi merupakan program strategis yang sangat penting bagi pemerintah daerah dalam memperoleh gambaran riil kondisi dan perkembangan ekonomi masyarakat.”

Ia menambahkan, “Hari ini kami Kabupaten Gowa merespons serius program Sensus Ekonomi karena sangat berguna bagi pemerintah daerah untuk melihat kondisi ekonomi Kabupaten Gowa secara menyeluruh. Terlebih tantangan ekonomi kita hari ini sudah jauh berbeda dibandingkan sepuluh tahun yang lalu sehingga harus berbicara dengan angka dan fakta lapangan yang nyata.”

Fokus utama sensus, menurut Husniah, adalah memantau shadow economy—aktivitas ekonomi yang tidak terlihat secara fisik namun perputaran uangnya nyata. Ia menyebut contoh online shop rumahan, creativepreneur, hingga pekerja lepas digital seperti content creator, YouTuber, selebgram, animator, dan desainer grafis yang berkembang di Gowa pasca-pandemi.

Husniah memperingatkan, “Jika para pelaku ekonomi baru ini tidak terdata, maka kontribusi ekonomi riil Kabupaten Gowa akan terlihat jauh lebih kecil dari aslinya. Dampaknya akan merugikan daerah, karena kita bisa kehilangan potensi program bantuan, pelatihan digital, atau regulasi insentif UMKM dari pemerintah pusat karena kita dianggap tidak membutuhkan.”

Petugas sensus, total 777, tersebar di 18 kecamatan dengan karakteristik berbeda. Husniah menegaskan perlunya pendampingan camat agar program berjalan aman dan lancar. Ia menyatakan, “Kam meminta seluruh petugas dapat melakukan pendataan dengan baik, profesional dan ramah agar masyarakat bersedia memberikan data yang dibutuhkan. Terpenting untuk kelancaran sensus, kami telah hadirkan camat dan jajarannya untuk memberikan pendampingan apabila petugas menghadapi kendala di lapangan, baik terkait akses wilayah maupun kondisi masyarakat setempat.”

Menurut Joko Siswanto, Kepala BPS Kabupaten Gowa, sensus ini dilakukan secara door to door. Ia menegaskan, “Memang kami merekrut petugas dari masyarakat setempat sehingga mereka memahami karakteristik wilayahnya masing-masing. Dengan begitu berbagai kendala geografis dapat diminimalkan karena petugas sudah mengenal kondisi daerahnya.”

Joko menambahkan, “Sensus Ekonomi melibatkan 777 petugas lapangan yang tersebar di 18 kecamatan dan melakukan secara door to door. Sebagian besar petugas direkrut dari wilayah tempat mereka bertugas.”

Ia juga menjelaskan pentingnya sensus mengingat perubahan pola dan struktur ekonomi masyarakat, termasuk dampak pandemi COVID-19. Ia mengatakan, “Pandemi mengubah banyak hal. Transaksi yang sebelumnya banyak dilakukan secara langsung beralih ke platform digital. Perubahan-perubahan inilah yang ingin kami tangkap sehingga nantinya diperoleh gambaran utuh mengenai kondisi ekonomi masyarakat saat ini.”

Pelaksanaan sensus akan dimulai pada 15 Juni – 31 Agustus 2026 dan melibatkan kunjungan petugas ke seluruh lapisan masyarakat, mulai dari rumah tangga hingga unit usaha. Program ini diharapkan dapat mengumpulkan data yang komprehensif dan akurat, sehingga pemerintah daerah dapat merancang kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Dengan pendekatan yang humanis dan melibatkan warga lokal, Gowa berusaha memastikan bahwa semua sektor ekonomi, termasuk yang tersembunyi, tercatat secara lengkap. Data yang dihasilkan diharapkan menjadi landasan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemanfaatan potensi ekonomi daerah secara lebih efektif.

Sensus Ekonomi 2026Kabupaten GowaShadow economyData ekonomi akuratPendekatan humanisPlatform digital

Komentar

Memuat komentar...