Kakek India Viral Berbagi Nasi Lemak Tradisional Indonesia
Gambar atau konten salah?
Video kakek India yang sedang memasak nasi lemak porsi jumbo menarik perhatian banyak orang. Dalam unggahan yang diunggah oleh akun @villatic_foods_, dua pria tua berkulit India memamerkan cara mereka membuat nasi lemak dengan teknik dan bumbu yang tepat.
Nasi lemak adalah makanan khas suku Melayu. Nasi dimasak dengan santan dan daun pandan, lalu disajikan bersama lauk seperti ikan bilis, kacang tanah goreng, telur, dan sambal. Kenikmatan nasi lemak diakui di seluruh dunia, dan sering kali dimasak ulang oleh orang asing. Kakek-kakek India ini menjadi viral karena mereka mampu membuat hidangan tersebut dengan sempurna.
Video dimulai dengan menyiapkan semua bahan di atas wadah beralaskan daun pisang. Mereka mencuci beras, ayam, ikan bilis, dan cabe kering. Seluruh proses dilakukan di luar ruangan, dikelilingi pohon kelapa, dan dilaporkan di thesun.my pada 11 Juni 2023.
Wajan besar disiapkan di atas kompor tradisional berbahan kayu. Minyak goreng dituangkan, lalu kacang digoreng hingga kecoklatan. Selanjutnya, ikan bilis digoreng dan dibumbui. Setelah selesai, mereka memasak nasi lemak dengan mencampur beras, santan, bawang putih, dan rempah-rempah lainnya.
Ayam dimasak terpisah. Bumbu rempah seperti jahe, daun jeruk, dan bumbu halus dicampur dengan telur dan tepung terigu. Ayam digoreng terlebih dahulu sebelum disajikan. Di akhir proses, sambal dibuat dengan ikan bilis yang sudah digoreng, bawang merah, dan bumbu spesial lain.
Setelah semua bahan matang, kedua kakek menyusun hidangan di atas nampah besar beralaskan daun pisang. Nasi ditempatkan di tengah, diikuti lauk dan sambal di sekelilingnya. Penataan ini menambah daya tarik visual.
Video ini menarik perhatian warga Malaysia ketika diunggah ulang oleh akun Threads @yellow_rules_food pada 8 Juni 2023. Pengguna Threads tersebut mengomentari, “Sebagai warga Malaysia, saya menyetujui ini. Sambalnya terlihat sedap, ayam goreng rempahnya juga sesuai. Nasinya terlihat berlemak sedap. Presentasinya juga.”
Penggunaan alat tradisional seperti kompor kayu, lesung, dan alu batu juga menjadi sorotan. Netizen mengingatkan pada gaya masak zaman dulu yang lebih autentik. Beberapa netizen mengekspresikan rasa bangga karena nasi lemak diperkenalkan ke orang lain. Salah satu komentar mengatakan, “Sebagai warga Malaysia, saya bangga bahwa nasi lemak diperkenalkan kepada orang lain, sementara di sini kita sibuk dengan penyet, gepuk, dan geprek.”
Netizen lain mengungkapkan ketertarikan mereka pada sambal yang pas, “Sambalnya pas banget, lengkap dengan ayam berempah.” Dan ada yang menilai hidangan tersebut bersih, autentik, dan lezat.
Video ini menonjolkan keahlian kakek India dalam membuat nasi lemak dengan cara tradisional. Mereka menggunakan bahan segar, teknik penggorengan yang tepat, dan peralatan tradisional. Hasilnya, hidangan terlihat menarik dan disukai oleh banyak orang, termasuk warga Malaysia yang menghargai cita rasa asli nasi lemak.
Keberhasilan video ini menunjukkan bahwa masakan tradisional tetap relevan di era digital. Melalui media sosial, resep dan teknik memasak dapat disebarkan ke khalayak luas, mempererat hubungan budaya antarbangsa. Kakek-kakek India ini menjadi contoh bagaimana tradisi kuliner dapat dipertahankan dan diapresiasi oleh generasi baru.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gemblong Viral: 5 Varian Terbaru di Jakarta dan Jawa Barat
Zangrandi: Es Krim Surabaya, 90 Tahun Sejarah dan Rasa Asli
Cecina vs Biltong: Duel Kuliner di Piala Dunia 2026
10 Kota Kuliner Terbaik 2026: Dua di Asia Tenggara
Rekor Dunia: Andre Ortolf Minum 1 Kg Madu dalam 1 Menit
Indomie Goreng Cabe Ijo Kembali, Jumbo, dan Jangkau Nasional
Berita Terbaru
Kakek India Viral Berbagi Nasi Lemak Tradisional Indonesia
Pochettino: Pertandingan vs Paraguay Sangat Menantang
Son Heung‑min Jadi Pemain Korea Selama Empat Piala Dunia
Galaxy A57 vs A37: Pilihan HP Vlogger Terbaik 2026
Apple Intelligence hanya di iPhone 15 Pro ke 17, rilis 2026
Buka Pendaftaran Bantuan Laboratorium IPA SMA Tahun Ajaran 2026
Faunaland Jadi Pengelola Baru Bandung Zoo, Harga Tiket Sorotan
Danantara Setujui Dana Rp5 Triliun untuk Hilirisasi Ayam