Indomie Goreng Cabe Ijo Kembali, Jumbo, dan Jangkau Nasional
Gambar atau konten salah?
Indomie Goreng Cabe Ijo kembali hadir di pasar Indonesia, setelah beberapa waktu sulit ditemukan. Produk yang sudah beredar lebih dari satu dekade kini diproduksi dengan stok yang lebih banyak dan kemasan baru berukuran jumbo.
Perubahan ini tidak hanya sekadar penyesuaian ukuran. Indomie menargetkan konsumen di seluruh provinsi, menjawab permintaan tinggi yang sebelumnya hanya terpenuhi di beberapa daerah.
Senior Brand Manager Indomie PT Indofood CBP Sukses Makmur, Cherie Anisa Nuraini, menjelaskan alasan di balik peluncuran kembali varian ini. “Kami mendengarkan suara hati konsumen Indonesia dan juga pencinta Indomie dengan menghadirkan kembali Indomie Goreng Cabe Ijo dengan rasa yang lebih pedas dan lebih gurih. Kalau kami bilang, jadi lebih bernyali,” ujarnya dalam acara jumpa pers di Jakarta Selatan, Rabu (10 Juni 2026).
Selain penyempurnaan rasa, Indomie juga meluncurkan kemasan jumbo. Kemasan reguler tetap berukuran 85 gram, sementara versi jumbo menambah berat menjadi 120 gram. Cherie menegaskan bahwa ukuran baru ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan porsi lebih banyak, namun tetap nyaman untuk dinikmati.
Racikan bumbu juga mengalami perubahan. Chef, kreator konten, sekaligus konsultan kuliner Ade Koerniawan menjelaskan bahwa cabai hijau memiliki karakter aroma yang harum dan rasa yang menyegarkan. “Dalam dunia kuliner, kami sebenarnya tidak merekomendasikan makanan yang terlalu pedas. Pedas bukan bagian dari lima rasa utama, tetapi berfungsi mengangkat rasa asin, manis, pahit, umami, dan asam sehingga terasa lebih seimbang,” jelas Ade.
Selama beberapa tahun terakhir, Indomie Goreng Cabe Ijo dianggap langka karena distribusinya lebih banyak difokuskan ke daerah dengan tingkat permintaan tinggi. Namun kini, produk tersebut dipasarkan lebih luas ke seluruh Indonesia.
Head of Corporate PR PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Andrew Hallatu, menambahkan bahwa tingginya antusiasme konsumen menjadi alasan utama perluasan distribusi. “Ternyata banyak yang suka dan antusiasmenya sangat tinggi. Karena itu sekarang kami hadirkan secara nasional,” ujarnya.
Cherie juga menegaskan bahwa ketersediaan produk akan lebih terjaga dibanding sebelumnya. “Kami pastikan yang sekarang akan tersedia dengan baik. Jadi tidak susah lagi dicari dan konsumen tidak perlu khawatir,” tutupnya.
Indomie Goreng Cabe Ijo kini menawarkan cita rasa yang lebih gurih dengan sensasi pedas yang cukup terasa, namun tidak bertahan terlalu lama di lidah. Karakter rasa cabai hijau yang pedasnya segar tetap menjadi daya tarik utama varian ini bagi para penggemarnya.
Dengan distribusi nasional dan kemasan jumbo, Indomie Goreng Cabe Ijo siap memenuhi selera konsumen yang menginginkan porsi lebih besar dan rasa yang lebih intens, sekaligus menjaga keseimbangan rasa yang telah dikenal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
