Kalender Bali: 14 Apr 2026 Tidak Baik Memulai Pekerjaan Rumah
Gambar atau konten salah?
Pada 14 April 2026, masyarakat Hindu di Bali mengacu pada kalender Bali untuk menilai apakah hari tersebut baik atau tidak untuk berbagai kegiatan.
Alat yang digunakan disebut ala ayuning dewasa, yang dihitung secara khusus. Hari ini dianggap tidak baik untuk mengatapi rumah.
- Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam. (Alahing dewasa 2).
- Kala Garuda. Tidak baik untuk dipakai dewasa ayu. (Alahing dewasa 3).
- Kala Upa. Baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan). (Alahing dewasa 4).
- Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll. (Alahing dewnya 3).
- Pararasan: Laku Api, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Kinasihaning Jana, Pratiti: Widnyana (nor/nor)
Kalender ini memuat perhitungan khusus dan memandu pelaksanaan ritual serta kegiatan sehari‑hari.
Dengan demikian, pada 14 April 2026, para penduduk Bali mengikuti pedoman kalender untuk menentukan aktivitas yang sesuai.
Geni Rawana.
Informasi ini diambil dari kalenderbali.org.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
