Kalender Hijriah Mei 2026: 18 Dzulqa'dah & Amalan Sunnah
Gambar atau konten salah?
Kalender Hijriah hari ini, 06 Mei 2026 jatuh pada tanggal 18 Dzulqa'dah 1447 H. Pada hari Rabu ini, umat Islam di seluruh dunia dapat menyesuaikan ibadah mereka dengan mengetahui konversi antara kalender Masehi dan Hijriah.
Perhitungan kedua kalender tersebut berbeda. Kalender Masehi bersifat solor, sedangkan kalender Hijriah didasarkan pada fase bulan. Akibatnya, satu bulan Hijriah biasanya 29 atau 30 hari, sehingga tanggal Hijriah bergeser setiap tahun dibandingkan dengan kalender Masehi. Untuk mengetahui tanggal Hijriah pada hari tertentu, umat Islam biasanya mengacu pada konversi yang disusun oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag).
Berikut adalah konversi tanggal Hijriah untuk bulan Mei 2026, yang dibagi menjadi dua periode bulan Hijriah: Dzulqa'dah dan Dzulhijjah. Setiap baris menunjukkan tanggal Masehi dan padanan tanggal Hijriah.
- 01 Mei 2026: 13 Dzulqa'dah 1447 H
- 02 Mei 2026: 14 Dzulqa'dah 1447 H
- 03 Mei 2026: 15 Dzulqa'dah 1447 H
- 04 Mei 2026: 16 Dzulqa'dah 1447 H
- 05 Mei 2026: 17 Dzulqa'dah 1447 H
- 06 Mei 2026: 18 Dzulqa'dah 1447 H
- 07 Mei 2026: 19 Dzulqa'dah 1447 H
- 08 Mei 2026: 20 Dzulqa'dah 1447 H
- 09 Mei 2026: 21 Dzulqa'dah 1447 H
- 10 Mei 2026: 22 Dzulqa'dah 1447 H
- 11 Mei 2026: 23 Dzulqa'dah 1447 H
- 12 Mei 2026: 24 Dzulqa'dah 1447 H
- 13 Mei 2026: 25 Dzulqa'dah 1447 H
- 14 Mei 2026: 26 Dzulqa'dah 1447 H
- 15 Mei 2026: 27 Dzulqa'dah 1447 H
- 16 Mei 2026: 28 Dzulqa'dah 1447 H
- 17 Mei 2026: 29 Dzulqa'dah 1447 H
- 18 Mei 2026: 01 Dzulhijjah 1447 H
- 19 Mei 2026: 02 Dzulhijjah 1447 H
- 20 Mei 2026: 03 Dzulhijjah 1447 H
- 21 Mei 2026: 04 Dzulhijjah 1447 H
- 22 Mei 2026: 05 Dzulhijjah 1447 H
- 23 Mei 2026: 06 Dzulhijjah 1447 H
- 24 Mei 2026: 07 Dzulhijjah 1447 H
- 25 Mei 2026: 08 Dzulhijjah 1447 H
- 26 Mei 2026: 09 Dzulhijjah 1447 H
- 27 Mei 2026: 10 Dzulhijjah 1447 H
- 28 Mei 2026: 11 Dzulhijjah 1447 H
- 29 Mei 2026: 12 Dzulhijjah 1447 H
- 30 Mei 2026: 13 Dzulhijjah 1447 H
- 31 Mei 2026: 14 Dzulhijjah 1447 H
Dengan mengetahui padanan tanggal ini, umat Islam dapat merencanakan ibadah dan perayaan keagamaan yang sesuai dengan kalender Hijriah. Salah satu contoh ibadah yang sering dijadwalkan berdasarkan tanggal Hijriah adalah puasa pada tanggal 25 Dzulqa'dah.
Di bulan Dzulqa'dah, yang termasuk bulan haram, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan. Berikut ini daftar amalan tersebut, yang diambil dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ust. Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:
- Mandi Sunnah dan Berwudhu – Umat Islam disunnahkan untuk mandi bersih dan suci dengan niat mandi sunnah pada hari pertama bulan Dzulqa'dah. Keutamaan mandi ini diyakini akan membawa keberkahan selama bulan tersebut.
- Shalat Sunnah – Melaksanakan shalat sunnah empat rakaat, dengan dua salam. Setiap rakaat setelah al-Faatihah, bacalah surat al-Ikhlas tiga kali, an-Naas tiga kali, dan al-Falaq satu kali. Setelah salam terakhir, bacalah Istighfar sebanyak tujuh puluh kali, lalu bacalah doa berikut:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِLaa haulaa wa laa quwwata ilaa billahil 'aliyyil 'azhiimi. Artinya: “Tiada daya dan tiada kekuatan, kecuali karena pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Agung.”
يَا عَزِيزُ يَا غَفَّارُ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَذُنُوْبَ جَمِيعِ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَYaa 'aziizu yaa ghaffaaru, ighfirlii dzunuubii wa dzunuuba jamii'il mu'miniina wal mu'minaat. Fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta. Artinya: “Wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Pengampun, ampuni dosa-dosaku serta dosa-dosa mukminin dan mukminat. Sebab, tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa, kecuali Engkau.”
Dengan mengetahui konversi tanggal Hijriah dan memahami amalan sunnah yang dianjurkan di bulan Dzulqa'dah, umat dapat lebih mudah menyesuaikan jadwal ibadah mereka. Menjalankan amalan ini tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga membantu menjaga konsistensi dalam praktik keagamaan.
Perpaduan antara pengetahuan kalender dan amalan sunnah menciptakan keseimbangan antara waktu dan spiritualitas. Umat yang mengikuti panduan ini dapat merasakan kedekatan lebih dengan ajaran Islam, sekaligus menyesuaikan aktivitas harian mereka dengan ritme alam semesta yang diatur oleh sistem kalender Hijriah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
