Kamboja 0-0 Singapura, fokus finishing di laga U-17 AFF
Gambar atau konten salah?
Saat laga perdana Piala AFF U-17 2026, Kamboja dan Singapura menutup pertandingan dengan skor 0-0. Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Sabtu, 11 April 2026.
Pelatih Timnas U-17 Kamboja, Khemrin Khek, menyatakan bahwa timnya akan memperbaiki penyelesaian akhir. Ia menegaskan, "Dari yang saya lihat, kami punya banyak peluang hari ini. Jadi hal yang perlu kami perbaiki adalah finishing," ujar Khemrin, Minggu (12/4/2026).
Meski tidak mencetak gol, Kamboja menunjukkan serangan yang aktif. Mereka menembak beberapa kali ke gawang lawan, namun tembakan tidak cukup akurat.
Selama pertandingan, Kamboja menciptakan banyak peluang berbahaya namun tidak berhasil menembus gawang lawan. Khemrin mengakui bahwa efektivitas di depan gawang menjadi pekerjaan rumah penting menjelang laga berikutnya.
Di Grup C, Kamboja bersaing bersama Australia dan Brunei Darussalam. Dengan hasil imbang, Kamboja menempati posisi kedua sementara Singapura berada di peringkat ketiga, keduanya masing-masing memperoleh satu poin. Brunei, di sisi lain, berada di dasar klasemen tanpa poin setelah kebobolan 12 gol.
Dengan satu poin, Kamboja masih memiliki peluang untuk memimpin grup jika dapat mengalahkan Australia atau Brunei di laga berikutnya. Namun, Brunei harus memperbaiki pertahanan, mengingat kebobolan 12 gol.
Hasil ini menuntut Kamboja untuk segera meningkatkan finishing agar dapat tampil lebih efektif di laga selanjutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
