Kartu Merah Cubarsi Membuat Barcelona Kalah 0-2 di Camp Nou

Ningsih R. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 81 dibaca
Bisik.id
Kartu Merah Cubarsi Membuat Barcelona Kalah 0-2 di Camp Nou

Gambar atau konten salah?

Kartu merah Pau Cubarsi menjadi titik balik ketika Barcelona menjuarai Atletico Madrid di Camp Nou pada 9 April 2026. Pertandingan berakhir 0-2, dengan gol Julian Alvarez dan Alexander Sorloth.

Barcelona harus menahan satu pemain sejak menit ke‑44. Cubarsi, bek berusia 19 tahun, langsung diusir oleh wasit Istvan Kovac. Keputusan itu membuat tim tuan rumah bermain 10 orang.

Insiden terjadi ketika Simeone, yang sedang menunggu umpan terobosan, berada di posisi menembak. Cubarsi melakukan kontak, namun bola masih berada di belakang Simeone. Situasi ini menimbulkan kontroversi di antara para komentator.

Eks penyerang Barcelona, Thierry Henry, yang menjadi komentator untuk CBS Sports, menyatakan, "Tidak, tidak, tidak. Bagi saya, itu bukan kartu merah. Maaf ya, saya memahami aturannya. Orang terakhir, menggagalkan kesempatan mencetak gol, tapi kita harus melihat situasinya," katanya.

Ia melanjutkan, "Bolanya tak sepenuhnya dalam kendalinya, sudutnya tidak sempurna, dan masih ada jarak ke gawang. Apakah kita yakin dia akan mencetak gol? Saya tak yakin."

Henry menegaskan, "Menurut saya itu kartu kuning, bukan merah. Sebab saat Anda mengusirnya, Anda mengubah keseluruhan pertandingan. Dan di Liga Champions, Anda mesti 100% yakin. Menurut saya, wasitnya bertindak terlalu cepat."

Keputusan wasit menimbulkan dampak langsung pada dinamika permainan. Barcelona kehilangan peluang penting, sementara Atletico Madrid memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengamankan kemenangan.

Secara keseluruhan, kartu merah Cubarsi menjadi sorotan utama. Meskipun keputusan wasit terasa prematur menurut Henry, pengaruhnya pada hasil akhir tidak dapat diabaikan. Pertandingan ini menegaskan betapa pentingnya kontrol situasi di lapangan, terutama di kompetisi tingkat tinggi seperti Liga Champions.

Kartu MerahPau CubarsiBarcelonaAtletico MadridCamp NouJulian AlvarezLiga Champions

Komentar

Memuat komentar...