Kasiati, 15 Tahun, Penerima Unesa Termuda Berhasil SNBP
Gambar atau konten salah?
Kasiati, seorang pelajar asal Bima, Nusa Tenggara Barat, kini menjadi mahasiswa baru termuda di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) setelah lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Usianya masih 15 tahun.
Dia diterima di program studi S1 Pendidikan Luar Biasa (PLB) di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Tidak seperti siswa biasa yang mengikuti jalur akselerasi, Kasiati menempuh pendidikan dengan cara sendiri.
Sejak kecil, Kasiati tidak pernah mengunjungi taman kanak-kanak. Ia belajar huruf dan angka di rumah, sementara orang tuanya bekerja di sawah. Dengan bimbingan orang tua, ia sudah pandai dan masuk SD pada usia 4,5 tahun. Dari awal sekolah, ia tidak mengikuti program akselerasi.
"Bagi saya, yang terpenting adalah konsistensi belajar. Saya terbiasa merangkum materi dan banyak mengerjakan latihan soal untuk menjaga pemahaman," katanya, dikutip dari laman Unesa, Sabtu (11 April 2026).
Di tingkat menengah, dia menempuh pendidikan di SMAS KAE WOHA. Kasiati memang tergolong siswa cerdas dan pernah menjadi juara pertama LCC 4 Pilar tingkat Provinsi NTB pada tahun 2025.
Alasan memilih PLB adalah karena bidang tersebut sangat ingin dia tekuni. Pilihan ini berasal dari hati nuraninya.
"Saya ingin belajar di bidang yang saya yakini bisa memberikan manfaat nyata. Keputusan memilih PLB ini murni keinginan saya sendiri sejak awal," ungkapnya.
Menunggu pengumuman SNBP, Kasiati sempat merasa minder karena usianya lebih muda dibandingkan yang lain. Tambahan lagi, ia telah kehilangan sosok ibu, sehingga hanya ayah yang dapat memberinya motivasi menghadapi setiap tantangan.
Namun, buah kerja kerasnya selama di SMA sangat manis. Menurutnya, persiapan panjang yang telah ia lakukan menjadi faktor utama ia bisa lolos.
Kasiati melihat tips lolos SNBP adalah dengan memaksimalkan nilai rapor dan sertifikat pendukung. Tak lupa, persiapan sejak kelas satu juga harus dilakukan jika sungguh-sungguh ingin lolos lewat SNBP.
Kesempatan ini menegaskan bahwa tekad, konsistensi, dan persiapan sejak dini dapat membuka pintu pendidikan tinggi, bahkan bagi pelajar muda seperti Kasiati.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
