Kebakaran di Metro Sport Center, Banyak Orang Terjebak
Gambar atau konten salah?
Di kawasan Metro Sport Center, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, terjadi kebakaran pada Senin, 4 Mei 2026. Saat itu, petugas pemadam kebakaran (damkar) sedang mengevakuasi orang yang terjebak di dalam gedung tiga lantai.
Pelatih tenis setempat, Ade (39), berada di lobi gedung sekitar pukul 19.00 WIB ketika ia melihat seorang pria datang dari gereja di sisi timur gedung. Ade mengingatkan:
"Bapak-bapak dari gereja itu minta tolong, katanya 'kebakaran, pak. Saya minta semprotannya'. Terus dia masuk lagi. Habis itu dia keluar lagi, nggak mampu," kata Ade kepada petugas.
Menurut Ade, api berasal dari kebakaran di gereja tersebut. Ia segera memanggil orang-orang di dalam gedung untuk keluar, meski masih banyak yang berolahraga di lapangan tenis, badminton, basket, taekwondo, futsal, dan kolam renang.
“Soalnya sudah meledak‑meledak. Apinya dari gereja. Terus saya lari ke lapangan tenis, badminton. Tak suruh keluar semua,” ujarnya.
Ketika ditanya berapa orang yang terjebak, Ade menjawab:
"(Berapa orang yang terjebak?) Sebenarnya banyak. Tapi saya nggak tahu, soalnya waktu itu kan peteng (gelap)," lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa kawasan tersebut sangat ramai pada saat kejadian. “Memang posisinya itu ramai banget. (Kebakaran karena apa?) Kalau kejadiannya nggak tahu. Tiba‑tiba tadi saya pas nongkrong ada bapak‑bapak minta tolong aja,” jelas Ade.
Petugas masih memeriksa kondisi gedung dan memastikan semua orang telah keluar. Kebakaran ini menimbulkan kerusakan pada fasilitas olahraga yang ada di dalam kompleks.
Insiden ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antara petugas kebakaran, staf gedung, dan warga. Kejadian ini juga menyoroti risiko kebakaran di area publik yang padat aktivitas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
