Kerja Sama Pendidikan Transnasional Inggris-Indonesia, Makin Dekat!

Wati N. · 2 min baca · 4 bulan lalu · 87 dibaca
Bisik.id
Kerja Sama Pendidikan Transnasional Inggris-Indonesia, Makin Dekat!

Gambar atau konten salah?

Sejumlah perguruan tinggi Inggris dan Indonesia telah menjalin kerja sama pendidikan transnasional di Indonesia. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa di Indonesia untuk mendapatkan pendidikan dan gelar sesuai standar Inggris tanpa harus belajar sepenuhnya di Inggris. Pendidikan transnasional atau transnational education (TNE) adalah skema pendidikan tinggi yang dilaksanakan di luar negara asal institusi.

Summer Xia, Direktur Negara British Council Indonesia & Asia Tenggara, menjelaskan bahwa kualitas pendidikan dalam skema TNE dinilai oleh Quality Assurance Agency (QAA), badan yang bertugas menilai program pendidikan tinggi di Inggris dan luar negeri. Ia menambahkan bahwa QAA, bersama kampus Inggris dan Indonesia, berupaya memastikan mutu program pendidikan transnasional yang ditawarkan.

Xia juga menyatakan bahwa pendidikan transnasional menjadi pilihan lebih terjangkau bagi mahasiswa untuk mengakses pendidikan berstandar Inggris di Indonesia. Biaya kuliah dan biaya hidup di Indonesia lebih rendah dibandingkan di Inggris. Dengan adanya program yang didukung beasiswa penuh, akses pendidikan menjadi lebih luas.

Jenis-jenis Pendidikan Transnasional meliputi:

  • Kampus cabang: Perguruan tinggi asing membuka kampus fisik di negara tuan rumah.
  • Joint degree atau double degree: Program kolaborasi yang menghasilkan satu gelar bersama atau dua gelar terpisah dari masing-masing perguruan tinggi mitra.
  • Kemitraan lewat franchise/validasi: Izin penyelenggaraan program oleh kampus lokal dengan standar dan gelar dari kampus asal.
  • Artikulasi dan fast track: Pengakuan SKS atau jalur percepatan studi dari kampus lokal menuju kampus di luar negeri.
  • Pembelajaran jarak jauh (PJJ): Akses materi dan kuliah secara daring dengan atau tanpa dukungan kampus di dalam negeri.

Berikut adalah beberapa contoh kerja sama perguruan tinggi Inggris dan Indonesia yang telah diterapkan dalam skema pendidikan transnasional:

  1. King's College London Singhasari, Jatim: Kerja sama ini berbentuk kampus fisik yang mendukung pemerataan pendidikan dan penyediaan talenta terampil di luar Jakarta. KCL Singhasari merupakan kampus pertama dari Top 10 Inggris yang membuka cabang di Indonesia. Mahasiswa yang diterima di kampus ini pada 2025 berkesempatan mendapatkan beasiswa LPDP untuk program Master.
  2. Dual Degree University of Dundee - Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L): Program ini memungkinkan mahasiswa S1 Biomedis untuk mendapatkan gelar Sarjana Biomedis dari i3L dan B.Sc. in Biomedical Studies dari University of Dundee. Program ini bertujuan untuk menjawab kekurangan keahlian di sektor kesehatan pascapandemi.
  3. Dual MA University of Edinburgh - Universitas Islam Internasional Indonesia (IIIU): Program ini mencakup MA in Islamic Studies dari IIIU dan MSc in the Globalised Muslim World dari University of Edinburgh. Mahasiswa juga dapat meraih beasiswa dari Kementerian Agama.
  4. University of Dundee - Universitas Gadjah Mada: Kerja sama ini mencakup program studi di bidang engineering, sains, dan teknologi. Kerja sama ini juga melibatkan pertukaran mahasiswa dan riset kolaboratif yang mengangkat kekayaan biodiversitas Indonesia.
  5. University of Dundee - Universitas Padjadjaran: Kerja sama ini mencakup berbagai bentuk program, termasuk fast track, double degree, dan joint degree, memungkinkan mahasiswa Unpad untuk mendapatkan pengalaman internasional di bidang hukum, kedokteran gigi, dan bisnis.

Kerja sama ini memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik dan sesuai dengan standar internasional, tanpa harus meninggalkan tanah air mereka.

pendidikan transnasionalkerja samakampus Inggrisbeasiswadual degreeUniversitas IndonesiaQuality Assurance Agencymahasiswa

Komentar

Memuat komentar...