Konate Jadi Korban Serangan Rasis Fans Galatasaray
Gambar atau konten salah?
Konate, bek Liverpool, menjadi korban serangan rasial setelah cedera Victor Osimhen
Di laga perempatfinal Liga Champions, Liverpool mengalahkan Galatasaray 4–0 di Anfield pada 18 Maret 2026. Pertandingan dipenuhi insiden di awal babak pertama ketika Victor Osimhen bertabrakan dengan Ibrahima Konate. Tabrakan itu membuat Osimhen cedera pada lengannya, kemudian didiagnosis patah tangan. Konate tidak terluka secara fisik, namun ia menjadi sasaran hinaan rasial di media sosial.
Fans Galatasaray yang kecewa dengan cedera Osimhen mengekspresikan kekecewaan mereka dengan menghina Konate. Banyak komentar mengandung kata-kata bernuansa rasial. Liverpool menegaskan bahwa serangan tersebut tidak dapat diterima. Pada 20 Maret 2026, klub menulis di akun media sosialnya: “Rasisme tidak memiliki tempat di sepakbola maupun masyarakat. Pelaku yang bersembunyi di balik akun anonim mencuri martabat manusia.”
Klub menegaskan bahwa pemain mereka bukan target, melainkan manusia. Liverpool menuntut platform media sosial bertindak untuk mencegah serangan rasisme. Selain itu, klub bekerjasama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi pelaku serangan tersebut.
Serangan rasial ini menyoroti pentingnya kebersihan perilaku di dunia maya. Liverpool menolak segala bentuk kebencian dan menegaskan bahwa intimidasi tidak akan ditoleransi.
Ringkasan: Pada 18 Maret 2026, Liverpool mengalahkan Galatasaray di Anfield. Selama pertandingan, Osimhen cedera akibat tabrakan dengan Konate. Konate menjadi sasaran hinaan rasial di media sosial. Liverpool menolak serangan tersebut, menyerukan tindakan lebih lanjut terhadap pelaku, dan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasinya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
