Laos Menang 4-3 Melawan Filipina di Piala AFF U-17
Gambar atau konten salah?
4-3 Laos menangkan laga melawan Filipina di Piala AFF U-17. Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada 15 April 2026.
Gol Laos datang dari brace Anousith Pradith, satu gol Phoupphatai Chanthalaungsy, dan satu gol Anousa Silipanya. Filipina menutup skor dengan tiga gol, sehingga total gol dalam laga mencapai tujuh.
Setelah laga, pelatih Laos Supachai Klangkrasae mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran tim. “Untuk pertandingan ini kita harus mengapresiasi setiap jajaran tim yang telah bekerja keras bersama,” tutur Supachai seusai laga. Ia menambahkan, “Kita berhasil mencapai apa yang kita tuju yaitu 3 poin. Terima kasih untuk para pemain yang telah bekerja keras di lapangan sehingga kita bisa sukses di laga ini.”
Supachai, yang berasal dari Thailand, menegaskan bahwa kemenangan ini sesuai target yang ia canangkan. Ia juga menyatakan akan menghadapi negaranya sendiri pada 18 April 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. “Ini sangat menantang. Tentu saya sangat mencintai negara saya. Tetapi dalam pekerjaan kita harus profesional. Saya akan berusaha maksimal dan tidak setengah-setengah,” tegasnya.
Di sisi pemain, Anousith Pradith, yang menjadi pemain terbaik laga, menyatakan kebahagiaannya. “Saya bahagia dengan hasil ini. Terima kasih untuk rekan tim yang terus berlari, bekerja keras, dan mengupayakan segalanya untuk menang,” ungkapnya.
Keberhasilan Laos menandai langkah penting dalam kompetisi U-17. Tim berhasil mengumpulkan tiga poin, dan para pemain serta staf menunjukkan semangat yang kuat. Kemenangan ini juga menyiapkan mereka untuk pertemuan berikutnya dengan Thailand, di mana pelatih Supachai akan menantang tanah airnya dengan profesionalisme tinggi.
Secara keseluruhan, laga menampilkan persaingan sengit, kontribusi gol yang seimbang, dan sikap sportif dari kedua tim. Laos berhasil menutup pertandingan dengan skor yang mengesankan, sementara Filipina tetap menunjukkan ketangguhan yang mengundang rasa hormat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
