Launa Silky Karenindra Raih Gelar Sarjana dan Magister Cepat
Gambar atau konten salah?
Launa Silky Karenindra Rokhmat berhasil meraih predikat wisudawan terbaik pada Program Magister Unpad TA 2025/2026. Ia menamatkan gelar Sarjana dan Magister dalam waktu singkat, berkat partisipasinya di program fast track.
Program fast track merupakan akselerasi studi yang memungkinkan mahasiswa S1 di Unpad menyelesaikan studi S1 lebih cepat dan lebih hemat biaya. Mahasiswa dapat mulai mengambil mata kuliah S2 sejak semester 7 di program S1. Launa memilih jalur ini di Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran.
Di awal perkuliahan, Launa mengaku proses adaptasi tidak mudah. Namun, dukungan lingkungan dan teman-teman membuatnya perlahan menikmati belajar. “Bagi saya, pencapaian ini bukan semata hasil usaha saya sendiri, melainkan karena dukungan dari orang‑orang di sekitar saya,” ujarnya pada laman Unpad dikutip 12 Mei 2026.
Selama jenjang Sarjana, Launa fokus pada organisasi dan kepanitiaan. Pengalaman itu menumbuhkan kemampuan bekerja sama dan minat menjadi peneliti. Ia kemudian mendaftar program fast track karena tertarik pada peluang riset yang lebih besar serta potensi pendanaan dan hibah penelitian.
Salah satu tantangan terbesar muncul saat ia meneliti Molecularly Imprinted Polymers untuk sensor HbA1c sebagai biomarker diabetes. Eksperimen harus diulang berkali‑kali karena material yang disintesis belum memberikan respons sensor sesuai harapan. “Dalam beberapa percobaan polimer yang saya sintesis belum terbentuk dengan baik atau respons sensornya belum sesuai harapan, sehingga eksperimen harus diulang berkali‑kali. Dari pengalaman ini saya belajar bahwa penelitian merupakan proses panjang yang membutuhkan evaluasi dan ketekunan,” jelas Launa.
Selain aktif meneliti, Launa berhasil menerbitkan artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi Q1. Proses publikasi dimulai dari menentukan topik penelitian yang relevan dan memiliki unsur kebaruan. Menurutnya, tantangan terbesar dalam publikasi ilmiah adalah memastikan data benar-benar kuat dan konsisten. Proses revisi reviewer juga memerlukan ketelitian. “Kadang kami juga perlu mengecek ulang hasil penelitian atau menambahkan data analisis tertentu agar penjelasannya lebih lengkap,” tambahnya.
Launa mengajak mahasiswa lain agar tidak takut mencoba hal baru. Ia berharap mereka tetap konsisten menjalani proses belajar, karena setiap orang memiliki perjalanan dan waktunya masing-masing. “Trust the process, karena setiap pengalaman pasti membawa pelajaran bagi kita,” pesan Launa.
Keberhasilan Launa menunjukkan bahwa jalur fast track dapat menjadi alternatif bagi mahasiswa yang ingin menyelesaikan studi lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas. Dengan dukungan lingkungan, ketekunan, dan fokus pada riset, ia berhasil menempuh dua gelar sekaligus, mempublikasikan karya ilmiah, dan menjadi inspirasi bagi generasi mahasiswa berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
