Lewandowski Tak Lagi Penyerang Utama Penalti Barcelona
Gambar atau konten salah?
Robert Lewandowski tidak lagi menjadi penyerang utama yang mengambil penalti di Barcelona. Penyerang veteran berusia 37 tahun mengakui kurangnya kepercayaan diri setelah gagal menembak dua dari tiga kesempatan penalti di musim ini.
Selama bertahun‑tahun, Lewandowski adalah penyerang utama Blaugrana dalam situasi penalti. Namun, performa yang tidak konsisten mengubah kebiasaan itu. Yamal dan Raphinha kini bergantian menempuh tugas tersebut.
Lewandowski menjelaskan bahwa kurangnya menit bermain memengaruhi keyakinannya. “Sudah jelas bahwa kadang‑kadang, ketika Anda kurang percaya diri, memang ada rasa ragu‑ragu dan keputusan dibuat di atas lapangan,” ujarnya di SPORT.
Ia menambahkan, “Aku sih siap, tapi ketika Anda merasa Anda kurang mendapatkan menit bermain, kepercayaan diri, perasaan, dan ritme, lebih baik memilih opsi terbaik untuk tim.”
Lewandowski menegaskan, “Dan siapapun yang punya perasaan terbaik berakhir jadi orang yang mengambil penaltinya.”
Di sisi lain, Ferran Torres kini menjadi ujung tombak Barcelona. Eks bomber Borussia Dortmund dan Bayern Munich tampil selama 1.950 menit dalam 37 pertandingan, rata‑rata 52,7 menit per laga.
Perubahan ini menandai fase baru bagi Barcelona, menyesuaikan strategi penalti dengan dinamika pemain yang terus berkembang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
