Lewis‑Skelly Jadi Gelandang Kunci, Arsenal Ubah Formasi

Ayu W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Lewis‑Skelly Jadi Gelandang Kunci, Arsenal Ubah Formasi

Gambar atau konten salah?

Myles Lewis‑Skelly telah berubah menjadi pemain kunci di lini tengah Arsenal. Awalnya ia bermain sebagai bek kiri, namun sejak kemenangan 3‑0 atas Fulham pada 02 Mei 2026, pelatih Mikel Arteta mulai menempatkannya di posisi gelandang bersama Declan Rice.

Keputusan itu terlihat jelas ketika Arsenal menutup leg kedua semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid dengan skor 1‑0. Lewis‑Skelly tampil dominan di tengah lapangan, menunjukkan kemampuan sebagai pivot ganda bersama Rice. Performa ini membuat Arteta lebih yakin memaksimalkan potensi pemain muda itu.

Namun, perubahan ini juga berarti Martin Zubimendi, mantan pemain Real Sociedad yang sebelumnya menjadi pasangan Rice, harus keluar dari starting eleven. Di laga tandang melawan West Ham United pada 10 Mei 2026, Arsenal memulai pertandingan dengan Lewis‑Skelly di posisi gelandang.

Di menit ke‑28, ketika Ben White cedera, Zubimendi masuk. Karena Jurrien Timber belum pulih, Rice dipaksa menempati posisi bek kanan. Namun, saat Rice meninggalkan lini tengah, Lewis‑Skelly dan Zubimendi tidak mampu mengatasi duel dengan lini tengah West Ham.

Arteta segera melakukan pergantian di awal babak kedua. Ia menarik Riccardo Calafiori dan memasukkan Cristhian Mosquera. Dengan begitu, Rice kembali ke posisi tengah, Lewis‑Skelly beralih menjadi bek kiri, dan Mosquera mengisi bek kiri. Meski begitu, Arsenal belum mencetak gol setelah satu jam lebih bermain.

Di menit ke‑67, Martin Odegaard dan Kai Havertz dimainkan, mengakibatkan Zubimendi dan Eberechi Eze ditarik. Gol akhirnya datang pada menit ke‑83, ketika Leandro Trossard menutaskan assist Odegaard.

Arteta mengaku terpaksa mengeluarkan Zubimendi, meskipun ia memulai laga sebagai pengganti. “Arsenal pada saat itu butuh pemain yang lebih menyerang,” ujarnya. Ia menambahkan, “Memasukkan Mosquera akan mengunci sesuatu, kami benar-benar percaya bahwa dia dapat memberi kami fluiditas dan kesempatan untuk menyakiti lawan.”

“Tetapi terkadang Anda harus melakukan perubahan lain dan pergantian Zubi itu tak mudah. Saya benar-benar merasa bahwa kami harus menempatkan dua gelandang serang pada saat itu untuk memberi masalah ke lawan syukurlah itu berhasil,” lanjut Arteta.

Keputusan ini menegaskan bahwa Arsenal bersedia menyesuaikan formasi demi mencari kombinasi yang paling efektif di tengah persaingan liga dan Champions League.

Myles Lewis‑SkellyArsenalMikel ArtetaLiga ChampionsMartin ZubimendiDeclan RiceLeandro Trossard

Komentar

Memuat komentar...