Liam Delap, Nomor 9 Chelsea, Gol Terbatas dan Disiplin Tinggi
Gambar atau konten salah?
Liam Delap memulai kariernya di Chelsea dengan kesulitan yang tak terduga. Penyerang Inggris berusia 23 tahun ini, yang dibeli dari Ipswich Town, menempati posisi depan sekaligus mengenakan nomor 9. Pada musim pertamanya, Delap hanya mencetak 3 gol di seluruh kompetisi.
Perbandingannya jelas. Sebelumnya, ia menorehkan 12 gol untuk Ipswich musim lalu. Namun di Stamford Bridge, ia lebih sering terlibat masalah disiplin: 5 kartu kuning dan satu kartu merah. Statistik ini menambah beban pada “kutukan nomor 9” yang sudah lama mengiringi klub ini.
Fenomena ini tidak baru. Sejak 2016, beberapa penyerang top memakai nomor klasik tersebut: Pierre‑Emerick Aubameyang (3 gol), Romelu Lukaku (15 gol), Gonzalo Higuain (5 gol), dan Alvaro Morata (15 gol). Meskipun mereka menorehkan angka berbeda, kesulitan beradaptasi tetap muncul.
Di sisi lain, beberapa striker yang sangat sukses di Chelsea tidak memakai nomor 9. Diego Costa memakai nomor 19 setelah mencetak 59 gol, sementara João Pedro memakai nomor 20 dan berhasil menorehkan 23 gol pada musim pertama.
Kesimpulannya, Delap masih harus mencari cara menyesuaikan diri di klub besar ini, sementara sejarah nomor 9 di Chelsea menunjukkan pola yang sama: prestasi tidak selalu mengikuti angka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai