Liam Rosenior: Dukungan Pemilik, Ancaman Pemecatan Sengit
Gambar atau konten salah?
Los Angeles, Liam Rosenior kini dapat bernapas lega tentang masa depannya sebagai pelatih Chelsea. Ia diangkat pada 01 Januari 2024 menggantikan Enzo Maresca dan memulai periode dengan hasil yang mengesankan.
Namun, performa baru-baru ini menurun drastis. Di liga Inggris, hanya satu kemenangan dari tujuh partai terakhir. Di Champions League, Chelsea dikalahkan Paris Saint-Germain di babak 16 besar, mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi itu.
Keputusan Chelsea sebelumnya juga tidak menguntungkan. Mereka terhenti di semifinal Carabao Cup setelah kalah dari Arsenal. Satu-satunya peluang tersisa adalah Piala FA, meski harus melewati Leeds United di semifinal.
Rumor tentang pemecatan Liam mulai beredar. Manajemen Chelsea dikabarkan tidak puas dengan hasilnya dan bersedia memecatnya di akhir musim jika klub gagal menempati lima besar liga.
Di tengah spekulasi itu, Behdad Eghbali, salah satu pemilik mayoritas Chelsea, menegaskan bahwa posisi Liam tetap aman. Ia menilai masa depan klub bersama pelatih ini akan cerah.
"Terkait Liam, kami berkesempatan bekerja dengannya selama 18 bulan lebih, jadi kami tahu apa yang kami dapatkan. Kami rasa dia punya segalanya untuk bisa sukses di sini," ujar Eghbali seperti dilansir ESPN.
"Dia punya start sangat bagus. Kami lantas kesulitan di lima, enam laga terakhir tapi saya rasa kami semua mendukung Liam. Tentu sepakbola adalah soal hasil, tapi kami rasa dia bisa jadi solusi jangka panjang kami," sambungnya.
Dengan dukungan penuh dari pemilik, Liam Rosenior masih memiliki peluang untuk membalikkan tren dan membawa Chelsea kembali ke puncak kompetisi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
