Luke Shaw, Bek Konsisten MU, Dipilih Timnas Inggris 2026
Gambar atau konten salah?
Luke Shaw memukau di Manchester United pada musim ini. Pemain berusia 30 tahun ini dianggap layak dipanggil ke Piala Dunia 2026 oleh Timnas Inggris.
Di klub, Shaw menempati posisi bek sayap kiri. Ia tampil sebanyak 37 kali di Premier League tanpa absen satu pun. Konsistensi ini menjadi sorotan utama.
Shaw mencetak satu gol musim ini, yang datang saat kemenangan 3-2 atas Nottingham Forest. Shaw mencetak gol pertama MU ke gawang Forest. Setelah itu, Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo yang menjadi pencetak gol lainnya. Gol tersebut menambah nilai kontribusinya di lapangan.
Kejuaraan Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni sampai Juli 2026. Inggris sedang menyiapkan skuad yang kompeten.
Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memilih Shaw sebagai salah satu slot di skuad. “Saya tentu berpikir demikian. Saya sama sekali tidak punya banyak pengaruh dalam urusan tersebut. Namun, melihat konsistensinya dan apa yang mampu dia lakukan, tingkat performanya, pengalamannya, serta atribut yang dia miliki,” kata Carrick seperti dikabarkan oleh situs Man United.
Selanjutnya, Carrick menambahkan: “Dia adalah seorang bek sayap (full-back) yang fantastis, dan saya rasa mereka bertiga sama sekali tidak merugikan peluang mereka akhir-akhir ini,” kata dia menambahkan.
Shaw menunjukkan performa stabil dan keahlian di posisi full-back. Pengalaman dan atribut fisik membuatnya menjadi pilihan menarik bagi Timnas.
Dengan performa yang konsisten, Luke Shaw berpotensi menjadi andalan di Piala Dunia 2026, menambah kedalaman skuad Inggris.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
