Mahasiswa Pendidikan Tinggi 2025 Naik 9,29% tapi STEM Gaps
Gambar atau konten salah?
Laporan tahunan Kemdiktisaintek berjudul Statistik Pendidikan Tinggi 2025 kembali dipublikasikan. Laporan ini merinci tren jumlah mahasiswa dan pilihan program studi pada tahun 2025. Faktor utama yang diangkat meliputi dinamika pertumbuhan tahunan, proporsi berdasarkan kelompok kelembagaan, dan karakteristik demografi.
Laporan menegaskan adanya peningkatan signifikan jumlah mahasiswa terdaftar. Namun, ketersediaan program di bidang Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika masih belum merata di seluruh perguruan tinggi.
Data nasional menunjukkan 10.754.154 mahasiswa terdaftar pada 2025. Angka ini naik 9,29% dibandingkan enam tahun sebelumnya, setara dengan tambahan sekitar 915 ribu mahasiswa.
Proporsi kelembagaan menampilkan PTS sebagai penyumbang terbesar dengan 44,95% (4.833.473 mahasiswa), diikuti PTN dengan 40,99% (4.408.472). Sisanya tersebar di PTA Negeri (7,17% / 770.933), PTA Swasta (4,71% / 506.519), dan PTK (2,18% / 234.757).
Perpaduan program studi mencerminkan dominasi sarjana: 79,43% (8.542.317 mahasiswa). Diikuti oleh program Diploma (8,74% / 939.540), Profesi (7,18% / 776.286), Magister (3,77% / 401.692), Doktoral (0,68% / 73.494), dan Spesialis (0,19% / 20.780).
Berikut 10 program sarjana paling diminati pada 2025:
- Manajemen – 1.096.786 mahasiswa
- Pendidikan Guru Sekolah Dasar – 544.740 mahasiswa
- Ilmu Hukum – 395.677 mahasiswa
- Akuntansi – 360.843 mahasiswa
- Ilmu Komunikasi – 265.435 mahasiswa
- Pendidikan Agama Islam – 245.486 mahasiswa
- Teknik Informatika – 234.983 mahasiswa
- Sistem Informasi – 208.348 mahasiswa
- Ilmu Administrasi Negara – 206.046 mahasiswa
- Teknik Sipil – 154.682 mahasiswa
10 program diploma paling diminati pada 2025:
- Keperawatan – 73.412 mahasiswa
- Kebidanan – 50.995 mahasiswa
- Farmasi – 29.337 mahasiswa
- Perpajakan – 28.607 mahasiswa
- Teknologi Laboratorium Medis – 27.013 mahasiswa
- Akuntansi – 26.094 mahasiswa
- Manajemen Informatika – 21.324 mahasiswa
- Teknik Informatika – 15.725 mahasiswa
- Teknik Mesin – 14.141 mahasiswa
- Perhotelan – 13.518 mahasiswa
Tren mahasiswa terdaftar pada 2025 menunjukkan PTS sebagai penyedia pendidikan terbesar dan sarjana sebagai program paling populer. Namun, ketidakseimbangan ketersediaan program STEM tetap menjadi tantangan bagi kebijakan pendidikan tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
