Maison Pierre Hermé Paris Buka Gerai Flagship di Grand Hyatt Jakarta
Gambar atau konten salah?
Grand Hyatt Jakarta kini menjadi rumah pertama bagi Maison Pierre Hermé Paris di Indonesia. Gerai flagship ini menampilkan butik patisserie mewah yang sudah dikenal di seluruh dunia. Pencinta dessert dapat menikmati kreasi ikonik tanpa harus terbang ke Prancis.
Pierre Hermé, yang sering disebut “Picasso of Pastry” oleh majalah Vogue, memang sudah lama menjadi nama yang tak asing di kalangan pastry chef. Ia berasal dari keluarga pembuat roti dan pastry di Alsace, Prancis, dan memulai bisnisnya pada tahun 1997. Sejak itu, Maison Pierre Hermé Paris telah membuka lebih dari 90 gerai di 12 negara, mempekerjakan hampir 1.000 orang. Pada tahun 2016, ia dinobatkan sebagai World's Best Pastry Chef oleh World's 50 Best Restaurants Academy.
Grand Hyatt Jakarta mengumumkan kolaborasi dengan Pierre Hermé pada acara A Morning of Exquisite Indulgence yang berlangsung pada 08 Mei 2026. General Manager Grand Hyatt, Parveen Kumar, mengatakan, “Kami sangat antusias menyambut Pierre Hermé di Grand Hyatt Jakarta. Kehadirannya menjadi perpaduan antara hospitality premium dan seni kuliner kelas dunia. Komitmen Pierre Hermé terhadap inovasi dan kualitas luar biasa sejalan dengan dedikasi kami dalam menghadirkan pengalaman istimewa bagi para tamu.”
Acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Pierre Hermé, yang memberikan tur spesial di butik patisserie barunya. Ia merekomendasikan menu yang wajib dicoba. “Saya menyukai gagasan bahwa kreasi saya dapat membawa penikmatnya ke dalam dunia rasa, sensasi, dan kenikmatan. Dengan semangat yang sama, Maison Pierre Hermé Paris kini hadir untuk pertama kalinya di Pulau Jawa, tepat di jantung kota Jakarta,” ujarnya.
Di dalam butik, pelanggan dapat menemukan macaron signature seperti Ispahan, Mogador, Infiniment Framboise, dan Plaisir Sucre. Ispahan sendiri menggunakan tiga bahan utama: mawar (rose), leci, dan raspberry. Macaron ini tersedia dalam bentuk macarons, cake, dan croissant. “Selain Ispahan, salah satu yang jadi favorit saya adalah macarons varian rasa Mogador. Dibuat dari susu, cokelat dan buah markisa. Rasanya manis dan unik,” tambah Pierre Hermé.
Selain macaron, butik juga menawarkan viennoiserie, cokelat premium, serta pastry khas Prancis dengan sentuhan haute pâtisserie. Harga macaron mulai dari Rp 75.000++ per buah, sedangkan pastry dan cake berada di kisaran Rp 160.000++.
Grand Hyatt Jakarta menegaskan bahwa gerai ini bukan sekadar toko, melainkan pengalaman kuliner yang menggabungkan keramahan hotel mewah dengan seni kuliner kelas dunia. “Kami sangat antusias menyambut Pierre Hermé di Grand Hyatt Jakarta. Kehadirannya menjadi perpaduan antara hospitality premium dan seni kuliner kelas dunia. Komitmen Pierre Hermé terhadap inovasi dan kualitas luar biasa sejalan dengan dedikasi kami dalam menghadirkan pengalaman istimewa bagi para tamu,” ulang Parveen Kumar.
Dengan hadirnya Maison Pierre Hermé Paris di Jakarta, para penikmat pastry di Indonesia kini memiliki akses langsung ke produk-produk eksklusif yang sebelumnya hanya dapat dinikmati di Prancis. Gerai ini menandai langkah penting dalam memperluas jangkauan merek pastry mewah asal Prancis ke pasar Asia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000