Mal di Jakarta & Surabaya Mulai Dipagar, Ini Alasannya

Sari D. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Mal di Jakarta & Surabaya Mulai Dipagar, Ini Alasannya

Gambar atau konten salah?

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, angkat bicara soal fenomena mal-mal yang mulai memasang pagar tinggi di berbagai daerah. Beberapa pusat perbelanjaan di Surabaya sudah melakukannya. Yang terbaru, Mal Kota Kasablanka (Kokas) di Jakarta juga mengikuti langkah serupa.

Menurut Alphonzus, pemasangan pagar ini bukan tanpa alasan. Tujuan utamanya adalah menertibkan arus pengunjung yang keluar-masuk mal. Ia menjelaskan, tanpa pagar, pengunjung bisa masuk atau keluar dari berbagai sudut. Ini dinilai berbahaya bagi lalu lintas di sekitar mal.

"Sebetulnya kan tujuan utamanya adalah untuk supaya lebih menertibkan gitu loh, arus keluar masuk pengunjung. Kalau terbuka itu kan pengunjung bisa masuk dari mana saja, bisa keluar dari mana saja begitu. Sehingga itu kan membahayakan lalu lintas sekitar," ujar Alphonzus di kantor Kementerian Perdagangan, Kamis 30 Juli 2026.

Ia juga menegaskan bahwa pagar di mal bukanlah hal baru di Indonesia. Banyak mal yang sejak awal pembangunannya sudah memasang pagar. Biasanya, pagar ini dipasang di mal yang berada di pusat kota. Lokasi-lokasi seperti itu sering menjadi titik lintasan atau tempat berlangsungnya demonstrasi.

Karena itu, Alphonzus menilai pagar besi juga berfungsi sebagai langkah pengamanan dari pihak pengelola mal. "Jadi saya kira itu juga sekalian untuk bisa memberikan satu, apa ya, batas pengamanan lah begitu terhadap demonstrasi-demonstrasi yang suka berlangsung begitu ya," pungkasnya.

Di Mal Kota Kasablanka, pagar yang dipasang memiliki tinggi sekitar 2,5 meter dan berwarna abu-abu. Pagar tersebut baru terpasang sepanjang sekitar 100 meter. Tepatnya dari dekat pintu masuk depan mobil hingga dekat area pintu keluar mobil.

Sementara itu, beberapa mal di bawah naungan Pakuwon Group di Surabaya sudah lebih dulu memasang pagar besi. Mal-mal tersebut antara lain Pakuwon Mall, Tunjungan Plaza (TP), Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall.

Fenomena ini menunjukkan bahwa pengelola mal mulai lebih ketat dalam mengatur akses pengunjung. Langkah ini diambil demi keamanan dan ketertiban, baik bagi pengunjung maupun pengguna jalan di sekitar mal. Meski terlihat seperti penghalang, pagar ini sebenarnya sudah menjadi bagian dari desain keamanan di banyak pusat perbelanjaan sejak lama.

pagar malAPPBIkeamanan maldemonstrasiketertiban pengunjungSurabayaJakarta

Komentar

Memuat komentar...