Man United Turunkan Harga Onana, Dijual Seharga 20 Juta Euro
Gambar atau konten salah?
Manchester United akan menjual Andre Onana di bursa transfer musim panas 2026. Sang kiper dijual murah.
Andre Onana sedang dipinjamkan ke Trabzonspor sampai akhir musim 2025/26. Klub asal Turki punya opsi permanenkan Onana, meski tidak wajib.
Awalnya, Manchester United mematok harga jual tinggi, buka harga 40-50 juta Euro atau setara Rp 783 miliar sampai Rp 979 miliar, seperti dilansir dari AS. Mereka tidak mau rugi-rugi amat. Mereka dulu membeli Onana dari Inter seharga 50 juta Euro di tahun 2023.
Kabarnya, Manchester United kini menurunkan harga Andre Onana. Kiper berusia 29 tahun itu akan dilepas seharga hanya 20 juta Euro atau setara Rp 391 miliar.
Onana masih terikat kontrak di MU sampai musim panas 2028. Onana juga mau balik ke Old Trafford, tetapi posisi nomor satu sudah dimiliki oleh Senne Lammens. Setan Merah tidak menutup pintu bagi tim-tim Inggris lainnya jika meminati Onana. Siapa mau?
Situasi transfer Onana menunjukkan klub menyesuaikan nilai kiper yang masih kontrak panjang, memberi peluang bagi klub lain untuk menawar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
