Manchester City Tinggalkan Pep Guardiola, 10 Tahun Kejayaan
Gambar atau konten salah?
Manchester City mengumumkan bahwa Pep Guardiola, pelatih yang telah membawa klub ke puncak Liga Inggris, akan meninggalkan posisinya pada akhir musim ini. Keputusan ini menandai akhir perjalanan sepuluh tahun Guardiola di Etihad Stadium, di mana ia mengarahkan tim meraih banyak trofi.
Selama masa kepemimpinannya, City menorehkan 20 gelar, termasuk enam kejuaraan Liga Inggris, satu Liga Champions, satu Piala Super Eropa, satu Piala Dunia Antarklub, lima Piala Liga, dan tiga Piala FA. Prestasi ini akan dikenang selamanya oleh para penggemar.
Sheikh Mansour, pemilik klub, menyatakan rasa terima kasihnya. “Sudah lama saya katakan bahwa Manchester City harus memiliki orang‑orang terbaik di timnya, baik di dalam maupun di luar lapangan. Selama sepuluh tahun, Pep Guardiola telah menjadi perwujudan dari ambisi tersebut,” ujarnya di situs resmi klub. Ia menambahkan, “Dia telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam DNA Klub. Jejak yang lebih berasal dari cara dia meraih kemenangan dari banyaknya trofi yang diangkatnya.”
Sheikh Mansour menegaskan, “Dia memiliki rasa terima kasih yang tak terhingga dari saya dan seluruh keluarga City, sebuah keluarga di mana dia akan selalu menjadi bagiannya.”
Sebagai bentuk penghargaan, City akan menyiapkan patung dan tribune khusus di Etihad Stadium. Khaldoon Al Mubarak, ketua klub, menegaskan, “Tribune Pep Guardiola, dan patung yang akan berdiri di luarnya, memastikan bahwa warisan Pep akan selamanya terjalin dalam struktur klub sepak bola ini, kota Manchester, dan sepak bola Inggris.”
Tribune yang terletak di sisi utara stadion akan dibuka pada akhir pekan ini. Pembukaan tersebut sekaligus menandai pertandingan terakhir City di bawah Guardiola. Pada 24 Mei 2024, Erling Haaland dan rekan‑rekan akan bertanding melawan Aston Villa di Liga Inggris.
Dengan peristiwa ini, Manchester City menegaskan komitmennya terhadap warisan Guardiola, sekaligus menyiapkan penghargaan abadi bagi pelatih yang telah membentuk identitas klub selama satu dekade.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
