Manchester United hanya satu kemenangan di empat laga terakhir
Gambar atau konten salah?
Manchester United hanya dapat satu kemenangan dari empat pertandingan terakhir di Liga Premier. Kinerja yang melambat terlihat jelas di akhir musim ini.
Setan Merah turun 1-2 di kandang Leeds United pada Selasa, 14 April 2026, dini hari WIB. Noah Okafor mencetak dua gol di 30 menit pertama, sementara satu balasan datang dari Casemiro setelah sekilas minum. Ini menjadi kekalahan kedua MU di bawah pelatih 44 tahun Michael Carrick, setelah kalah dari Newcastle United di awal Maret.
Keadaan tidak hanya terbatas pada dua kekalahan. Di musim ini, Setan Merah memulai dengan enam kemenangan dan satu hasil imbang dalam tujuh laga pertama. Namun, dalam empat laga terakhir mereka hanya menorehkan empat poin. Mereka menang 3-1 atas Aston Villa, tetapi hanya menahan Bournemouth 2-2.
“Para pemain berusaha keras. Inilah sepak bola, terkadang Anda tak memiliki momen bagus dalam laga dan terkadang Anda memilikinya. Kami tahu kami bisa lebih baik dan melakukan sejumlah hal dengan lebih baik. Kami jelas akan mengevaluasinya,” ujar Carrick kepada Sky Sports setelah laga.
“Pada babak kedua, kami bisa mendapatkan sesuatu dari laga ini, saya senang dengan cara kami bermain. Kami berbicara saat jeda tentang mencetak gol berikutnya dan mencoba memenangkan laga. Jelas lebih sulit ketika Anda kehilangan satu pemain,” tambahnya, mengungkit kartu merah Lisandro Martinez.
Walaupun masih aman di zona Liga Champions dengan 55 poin dan unggul tujuh poin dari Chelsea yang berada di urutan enam, MU tetap harus waspada. Dengan enam laga tersisa, secara matematis mereka masih bisa terlempar dari lima besar.
“Ini hanya satu laga. Kami pasti akan meninjaunya dan berusaha untuk meningkatkan performa. Kami punya laga besar lainnya, laga penting pekan depan (melawan Chelsea), dan akhir musim yang besar,” lanjut Carrick. “Kami berada di posisi yang sangat bagus. Malam ini mengecewakan, kami tak ingin kalah dan kami tak ingin keputusan wasit merugikan kami, tetapi kami akan terus maju. Kami punya akhir musim yang besar dan ada banyak hal positif yang bisa kami harapkan,” tegasnya.
Dengan situasi yang masih terbuka, Setan Merah harus memperbaiki konsistensi mereka. Kemenangan melawan Chelsea dan pertandingan akhir musim akan menjadi penentu apakah mereka dapat mempertahankan posisi di Liga Champions. Kinerja yang lebih baik di masa depan akan menjadi kunci bagi klub ini untuk mengatasi kelemahan yang terlihat di akhir musim ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
