Manchester United Jual Pemain, Hemat Rp 35 Miliar
Gambar atau konten salah?
Manchester United berencana mengurangi beban gaji dengan menjual sepuluh pemain di pasar transfer musim panas 2026. Rencana ini dapat menghemat Rp 35 miliar per minggu bagi klub.
Kontrak pemain yang akan habis pada musim panas 2026 meliputi Casemiro dan Jadon Sancho. Casemiro menerima gaji 350 ribu Pounds per pekan sementara Sancho 250 ribu Pounds per pekan. Selain itu, klub akan menjual Marcus Rashford—yang saat ini dipinjamkan ke Barcelona—yang gajinya berada di 300 ribu Pounds per pekan. Rencana lain termasuk penjualan Onana, Ugarte, Zirkzee, Hojlund (yang dipinjamkan ke Napoli), Malacia, dan Bayindir. Tom Heaton juga tidak akan diperpanjang kontraknya.
Jika semua transaksi berhasil, total penghematan gaji mingguan akan mencapai 1,5 juta Pounds, setara dengan Rp 35 miliar. Penjualan ini diharapkan dapat membawa cuan bagi klub.
Dengan langkah ini, Manchester United berupaya menyesuaikan anggaran dan mempersiapkan musim depan. Keputusan ini menandai strategi klub untuk menekan biaya operasional sambil tetap mempertahankan kompetitivitas di liga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
