Marc Klok Persib Siap Menonton Piala Dunia 2026 di Miami
Gambar atau konten salah?
Marc Klok, gelandang Persib Bandung yang lahir di Belanda, tidak akan melewatkan Piala Dunia 2026. Ia tetap menonton dan mendukung tim asal negaranya, Belanda, sekaligus merencanakan perjalanan ke Amerika Serikat untuk menyaksikan pertandingan langsung.
Klok menegaskan, "Kalau soal Piala Dunia saya dukung Belanda. Tapi saya juga menikmati pertandingan tim lain seperti Maroko, Prancis, dan Spanyol," kata dia di laman resmi klub. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ia menghargai kualitas sepakbola dunia, bukan hanya tim nasionalnya.
Dalam waktu luang, Klok berusaha menonton Piala Dunia secara langsung. Ia sudah menyiapkan rencana terbang ke Miami dan akan menonton satu pertandingan pada pekan depan. Ia tidak mengungkapkan tim yang akan ditontonnya, namun Stadion Hard Rock di Miami akan menjadi tuan rumah beberapa laga fase grup pada minggu berikutnya.
Turnamen ini merupakan edisi pertama yang menampung 48 negara dan berlangsung di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Klok, yang kini menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia, terus aktif mengikuti perkembangan turnamen tersebut meski berada di luar negeri.
Di tengah jeda kompetisi, ia berharap dapat merasakan atmosfer pesta sepakbola terbesar dunia sebelum kembali berlatih bersama Persib Bandung menjelang musim baru. Pengalaman menonton langsung di stadion juga memberi inspirasi bagi persiapannya di lapangan.
Secara keseluruhan, kehadiran Klok di Piala Dunia 2026 menegaskan komitmen ia terhadap sepakbola internasional, sekaligus menambah semangat klubnya di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
