Marotta Galang Dukungan Malago Jadi Presiden FIGC 2026
Gambar atau konten salah?
Beppe Marotta, presiden klub Inter Milan, sedang menggalang dukungan agar Giovanni Malago menjadi presiden FIGC. Usahanya mendapat penolakan dari AC Milan dan Juventus.
Setelah Italia gagal masuk Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina mundur sebagai presiden FIGC. Dalam situasi ini, Malago muncul sebagai kandidat kuat.
Marotta melobi petinggi klub Serie A lainnya. Klub-klub Serie A akan menyumbang total 18 persen suara, diwakili oleh 20 delegasi. Kontribusi ini dianggap penting dalam pemilihan presiden.
Menurut kabar, mantan pemimpin CONI sudah mendapatkan dukungan mayoritas klub. Hal ini menambah tekanan pada proses pemilihan.
Di sisi lain, AC Milan dan Juventus lebih mendukung Adriano Galliani sebagai calon. Meskipun ide tersebut pernah muncul di benak Galliani, ia belum menunjukkan minat.
Galliani berkata, “Beberapa direktur telah menghubungi saya beberapa hari yang lalu untuk menanyakan ketersediaan saya. Saya tidak pernah menerimanya,” ujarnya. Ia menambahkan, “Saya telah mengklarifikasi bahwa saya akan melakukan penilaian untuk melihat bagaimana situasinya akan berkembang. Pada akhirnya, saya percaya bahwa Presiden FIGC terbaik, dan bukan hanya sebagai ekspresi keinginan Lega Serie A, adalah Giovanni Malago,” sambungnya.
Pemilihan presiden FIGC dijadwalkan pada 22 Juni 2026. Kandidat baru harus dikonfirmasi setidaknya 40 hari sebelum tanggal tersebut.
Pergerakan ini menandai dinamika politik sepakbola Italia. Dukungan klub, sejarah, dan aspirasi individu mempengaruhi arah federasi. Dalam konteks ini, keputusan akhir akan bergantung pada suara delegasi dan strategi lobbying yang berlangsung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
