Marotta Pindah Inter, Akhirnya Akur Seputar Ronaldo Kontroversi
Gambar atau konten salah?
Beppe Marotta, mantan CEO dan Direktur Umum Area Olahraga di Juventus, mengakui pernah berdebat dengan Andrea Agnelli mengenai keputusan klub menandatangani Cristiano Ronaldo.
Juventus membeli Ronaldo setelah kontrak dengan Real Madrid berakhir pada musim panas 2018. Keputusan tersebut menandai pergantian besar bagi klub yang telah lama menunggu bintang Portugal.
Beberapa bulan setelah kedatangan Ronaldo, Marotta memutuskan untuk meninggalkan Juventus. Ia segera bergabung dengan Inter dan kini menjabat sebagai presiden klub.
"Itu sekarang sudah menjadi legenda urban. Memang benar saya tidak setuju dengan langkah itu, tetapi itu bukanlah sebuah perdebatan. Presiden telah membuat pilihannya, saya menerimanya," kata Marotta kepada DAZN.
"Hari kepergian saya terasa sedih setelah delapan tahun, tetapi saya yakin bahwa ketika satu pintu tertutup, pintu lain akan terbuka," kata Marotta.
"Itu terjadi dalam waktu 24 jam. Saya sangat terkejut dengan telepon dari Presiden Inter (dahulu), Steven Zhang, sehingga saya mengira itu lelucon," sambungnya.
Keputusan Marotta untuk pindah dari Juventus setelah transfer Ronaldo menandai perubahan kepemimpinan yang cepat di kalangan klub sepak bola Italia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
