Maruti Suzuki Luncurkan Wagon R FFV, Mobil Flex Fuel Pertama

Nurul H. · 2 min baca · 2 jam lalu · 16 dibaca
Bisik.id
Maruti Suzuki Luncurkan Wagon R FFV, Mobil Flex Fuel Pertama

Gambar atau konten salah?

Wagon R FFV adalah mobil pertama yang diproduksi massal di India dengan teknologi Flex Fuel Vehicle (FFV). Maruti Suzuki mengumumkan peluncuran ini di New Delhi, menandai langkah penting bagi industri otomotif negara tersebut.

Teknologi FFV memungkinkan kendaraan beroperasi dengan campuran etanol dan bensin apa pun, mulai dari E20 hingga E100. E20 berarti 20 % etanol, sedangkan E100 berarti 100 % etanol. Dengan sistem ini, mesin dapat menyesuaikan diri secara otomatis melalui kalibrasi ECU canggih, sehingga tidak perlu perubahan signifikan pada kendaraan.

Keunggulan lingkungan menjadi fokus utama. Mobil ini dapat mengurangi emisi partikulat (PM), yang berkontribusi pada peningkatan kualitas udara di daerah perkotaan. Selain itu, penggunaan etanol—yang dapat diproduksi dari biomassa—membantu mengurangi ketergantungan pada minyak impor.

Maruti Suzuki menegaskan komitmennya untuk menyediakan berbagai opsi kendaraan. Hisashi Takeuchi, Direktur Utama & CEO, Maruti Suzuki India Limited, mengatakan:

"Di Maruti Suzuki, kami berkomitmen untuk menawarkan mobil dengan berbagai teknologi dan bahan bakar. Perusahaan memperkenalkan BEV (mobil listrik), Hybrid, CNG/CBG, dan kendaraan bahan bakar fleksibel etanol untuk memenuhi dua tujuan India, yaitu mengurangi impor minyak dan emisi karbon. Ekosistem etanol sebagai bahan bakar di India masih dalam tahap awal, dan sebagai pemimpin pasar, kami merasa bertanggung jawab untuk berkontribusi dalam mewujudkan 'India Go Flex'. Setelah diadopsi secara luas, Kendaraan Bahan Bakar Fleksibel berpotensi mengurangi impor minyak, emisi karbon, dan polusi udara lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah domestik dan pendapatan petani,"

Selain etanol, Maruti Suzuki juga menawarkan kendaraan berbahan bakar gas. Mobil Suzuki di India dapat menggunakan compressed biomethane gas (CBG), gas biometana yang dihasilkan dari pembusukan bahan organik, termasuk kotoran sapi. CBG dianggap lebih ramah lingkungan karena terbarukan dan dapat diproduksi dalam waktu relatif singkat.

Peluncuran Wagon R FFV menandai tonggak sejarah bagi Maruti Suzuki dan industri otomotif India. Dengan menjadi mobil flex fuel pertama yang diproduksi massal, perusahaan memperlihatkan komitmen nyata terhadap pengurangan emisi dan diversifikasi sumber energi. Langkah ini juga sejalan dengan inisiatif pemerintah India untuk mempromosikan penggunaan bahan bakar alternatif dan mengurangi ketergantungan pada minyak impor.

Wagon R FFVMaruti SuzukiFlex Fuel VehicleetanolCBGemisi karbonbahan bakar alternatifminyak impor

Komentar

Memuat komentar...