Prabowo Beri Sinyal soal Calon Gubernur BI
Gambar atau konten salah?
Presiden Prabowo Subianto memberi isyarat soal siapa yang bakal menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) selanjutnya. Posisi ini kosong setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada 25 Juli 2026 dengan alasan pribadi.
Isyarat itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam acara Akad Massal 62.000 unit KPR bersubsidi. Acara itu disiarkan langsung melalui YouTube Sekretariat Presiden. Awalnya, Prabowo mengoreksi pernyataan Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait. Maruarar menyebut Destry Damayanti masih menjabat Deputi Gubernur Senior BI. Padahal, Destry saat ini menjabat Pejabat Sementara Gubernur BI setelah Perry mundur.
"Menteri Perumahan salah tadi, bukan, Ibu Destry sekarang adalah Pejabat Gubernur Sementara, PGS ya singkatan, pejabat gubernur sementara. Jadi Pejabat," kata Prabowo dalam pidatonya pada Kamis, 30 Juli 2026.
Setelah mengoreksi, Prabowo lalu bertanya soal peluang Destry menjadi Gubernur BI definitif. Ia mempertanyakan apakah Destry layak mengemban peran itu. Menurutnya, soal itu biar DPR yang memutuskan.
"Kayaknya gimana? Oke nggak? Terserah DPR nanti ya kira-kira," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, Bank Indonesia, dan semua bank pelat merah atau Himbara. Menurut dia, semua unsur ini adalah satu kesatuan dalam sektor keuangan nasional.
"Ya semua bank Himbara sekarang bersama Bank Indonesia, bersama semua unsur, kita ini harus menjadi satu tim, satu kesebelasan. Kuncinya adalah kerja sama," jelas Prabowo.
Prabowo percaya jika Bank Indonesia dan Himbara bisa saling bersinergi, sektor keuangan Indonesia bisa berkembang cepat dan mencapai hal-hal besar.
"Dengan kerja sama, dengan saling percaya, dengan saling mendukung, dengan saling mengisi, dengan saling perkuat, kita akan capai hal-hal besar. Kita sekarang, semuanya, semua adalah anak-anak Indonesia. Kita semuanya dalam satu, dalam satu keluarga besar, dalam satu kapal besar yang namanya NKRI," tegas Prabowo.
Struktur pejabat tinggi BI berubah setelah Perry Warjiyo mundur. Posisi pucuk kepemimpinan BI sekarang diduduki sementara oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara.
Untuk Gubernur BI definitif pengganti Perry, akan dipilih langsung oleh DPR melalui skema fit and proper test. Tapi calon-calon yang akan dites DPR harus dipilih lebih dulu oleh Prabowo.
Perubahan di pucuk pimpinan BI ini terjadi di tengah upaya pemerintah memperkuat sinergi sektor keuangan. Destry Damayanti, yang kini memimpin sementara, menjadi salah satu nama yang disorot. Keputusan akhir ada di tangan DPR, namun sinyal dari Prabowo memberi gambaran awal tentang arah kepemimpinan BI ke depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait