Masjid Istiqlal Salurkan Program Pemberdayaan Umat
Gambar atau konten salah?
Masjid Istiqlal bukan sekadar tempat salat. Masjid yang berdiri megah di Jakarta ini punya peran yang jauh lebih besar. Sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara, Istiqlal menjadi pusat kegiatan pemberdayaan komunitas Muslim. Berbagai program sosial, lingkungan, pendidikan, dan kesehatan dijalankan di sini.
Dalam tradisi Islam, masjid sejak zaman Nabi Muhammad SAW memang berfungsi sebagai pusat peradaban. Tempat berkumpul, belajar, bermusyawarah, dan saling membantu. Istiqlal mencoba menghidupkan kembali semangat itu. Melalui program-programnya, masjid ini ingin memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Programnya beragam. Mulai dari pengelolaan sampah, edukasi lingkungan, konsultasi keagamaan, pembinaan UMKM, hingga khitanan massal untuk anak yatim dan duafa. Semua dijalankan secara berkelanjutan.
Ramadan Bersih: Gerakan Kelola Sampah
Salah satu program unggulan adalah Ramadan Bersih. Gerakan ini mengajak jemaah lebih peduli terhadap sampah selama bulan suci. Edukasi diberikan langsung kepada jemaah. Tempat sampah terpilah disediakan. Masjid juga bekerja sama dengan lembaga pengelola sampah agar limbah tidak semuanya berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
Program ini pertama kali diluncurkan pada 2024 bersama Unilever Indonesia. Hasilnya cukup signifikan. Total sampah yang terkumpul hingga 2026 mencapai lebih dari 35 ton. Rinciannya: 9.134 kilogram pada 2024, 11.168 kilogram pada 2025, dan meningkat menjadi 15.936 kilogram pada 2026.
Gerai Daur Ulang: Sampah Jadi Rupiah
Ada juga Gerai Daur Ulang (GDU) yang berlokasi di Gerbang Al-Aziz Masjid Istiqlal. Masyarakat bisa menyetorkan sampah yang sudah dipilah. Sampah itu kemudian ditukar dengan uang. Jenis sampah yang diterima cukup banyak: plastik, botol PET, kardus, kertas, kaleng aluminium, kaca, sumpit kayu, hingga minyak jelantah.
Sejak beroperasi pada 2025, GDU sudah mengumpulkan lebih dari 19 ton sampah. Sampah-sampah itu diproses kembali agar memiliki nilai ekonomi. Tapi GDU bukan sekadar tempat pengumpulan sampah. Fasilitas ini juga menjadi pusat edukasi lingkungan. Salah satu programnya adalah Seruan Sekolah. Program ini memberikan pemahaman kepada siswa madrasah Istiqlal dan petugas masjid tentang pentingnya memilah sampah dan mendukung ekonomi sirkular.
UMKM Binaan: Dorong Ekonomi Umat
Masjid Istiqlal juga punya program pemberdayaan ekonomi. Namanya Pembinaan UMKM dan Pengembangan Ekonomi Umat. Program ini diselenggarakan oleh Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat BPMI bersama Baitulmaal Muamalat. Tujuannya menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat peradaban, seperti di masa Rasulullah SAW.
Peserta program mendapat pelatihan. Materinya meliputi literasi keuangan syariah, inovasi bisnis, dan kepemimpinan UMKM. Para pelaku usaha binaan juga mendapatkan bantuan modal usaha. Mereka juga dibukakan rekening usaha. Semua ini diharapkan bisa membantu mengembangkan bisnis mereka.
Khitanan Terpadu: Dukung Kesehatan Anak
Komitmen pemberdayaan masyarakat juga diwujudkan melalui Layanan Khitanan Terpadu. Tahun ini program itu kembali digelar. Layanan khitan yang steril dan aman diberikan kepada 110 anak yatim dan dhuafa. Angka ini meningkat 10% dibandingkan tahun lalu.
Kegiatan berlangsung pada Minggu, 15 Juli 2025. Acara ini dihadiri oleh Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr KH Nasaruddin Umar. Menurutnya, program khitan ini bukan hanya bagian dari syariat Islam. Ini juga bentuk dukungan agar setiap anak mendapatkan akses layanan kesehatan dasar. Tujuannya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.
Semua program ini menunjukkan bahwa masjid bisa menjadi lebih dari sekadar tempat ibadah. Istiqlal membuktikan bahwa masjid mampu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Dengan semangat itu, masjid ini terus menghadirkan inisiatif yang mendukung kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup umat Muslim secara berkelanjutan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Farhan-Erwin Duduk Sepanggung Lagi
Warga Tasikmalaya Rela Bongkar Rumah Demi Proyek Normalisasi
Wagub Jabar Minta Farhan-Erwin Segera Damai
Sumur Tua di Ciamis Jadi Andalan Saat Kemarau
Anak 11 Tahun di Kanada Meninggal Akibat Rabies dari Gigitan Kelelawar
Polisi Misterius Bantu Korban Kebakaran Sukabumi
Berita Terbaru
Masjid Istiqlal Salurkan Program Pemberdayaan Umat
Mortir Aktif Ditemukan di Rumah Warga Semarang
9.108 Batang Rokok Ilegal Disita di Lamongan
Wabah Salmonella di 13 Negara Eropa, 106 Orang Terinfeksi
Pesanan Buka Puasa Ditolak, Pemilik Restoran Antar Sendiri
Rupiah Tembus Rp 18.000, BI Siaga 24 Jam
PSI Ingin Ubah Jateng dari Kandang Banteng Jadi Kandang Gajah