Pesanan Buka Puasa Ditolak, Pemilik Restoran Antar Sendiri
Gambar atau konten salah?
Seorang pelanggan di Bangalore, India, mengalami kejadian yang tak terduga saat mencoba memesan makanan untuk berbuka puasa. Wanita bernama Nisha, pemilik akun X @AnandainNisha, menceritakan pengalamannya yang berakhir dengan kejutan manis dari pemilik restoran.
Nisha sedang berpuasa dan ingin mencari hidangan berbuka yang cocok. Ia mengincar vrat wala sabudana khichdi, makanan khas India yang terbuat dari tapioka dan dimasak dengan rempah-rempah khusus. Rencananya, ia akan memesan hidangan itu lewat aplikasi Zomato. Namun, aplikasi tersebut menolak pesanannya karena lokasi pengiriman tidak terjangkau.
Alih-alih menyerah, Nisha mencari nomor telepon restoran itu di Google. Tanpa ekspektasi tinggi, ia menelepon nomor yang ditemukannya. Yang terjadi kemudian di luar dugaannya. Pemilik restoran mengangkat telepon dan langsung setuju mengantarkan pesanan secara pribadi.
"Hatiku penuh kebahagiaan karena orang-orang yang tinggal di sini," tulis Nisha dalam unggahannya, seperti dilaporkan news18.com pada 5 Juli 2024.
Percakapan telepon singkat itu berubah menjadi obrolan selama 30 menit. Pemilik restoran tidak hanya mengantarkan pesanan, tetapi juga memberikan dua kotak sabudana khichdi, dadih, dan buah-buahan potong. Dari foto yang diunggah Nisha, terlihat tiga kemasan makanan berbentuk bulat. Satu berisi sabudana khichdi, satu dadih, satu buah potong, dan ada bungkus kecil berisi saus putih sebagai pelengkap.
Nisha mengaku terharu dengan kebaikan yang diterimanya. Ia menambahkan bahwa pengalaman seperti ini membuat pelanggan lebih sering datang ke restoran tersebut. "Baik dan membantu dalam segala hal. Inilah yang benar-benar membuat sebuah kota istimewa," ujarnya.
Unggahan Nisha mendapat respons positif dari warganet. Banyak yang memuji kemurahan hati pemilik restoran. "Kemanusiaan di atas segalanya," tulis seorang netizen. "Itu sungguh tindakan yang manis," komentar netizen lain. Seorang warganet juga menambahkan, "Inilah mengapa bisnis lokal yang bagus terus mendapatkan pelanggan setia."
Banyak netizen memuji kota Bangalore, India, karena infrastruktur kotanya yang indah dan penduduknya yang ramah. Kejadian ini menunjukkan bagaimana tindakan kecil dari pemilik usaha lokal bisa meninggalkan kesan mendalam. Nisha sendiri mengaku bahwa panggilan teleponnya dengan pemilik restoran berlangsung selama 30 menit, berubah dari sekadar transaksi menjadi percakapan hangat.
Pemilik restoran akhirnya mengirimkan dua kotak sabudana khichdi, dadih, dan buah potong. Dari foto yang dibagikan, Nisha menerima tiga kemasan makanan berbentuk bulat dan satu bungkus kecil yang tampak seperti saus putih pelengkap. Kejadian ini dilaporkan oleh news18.com pada 5 Juli 2024.
Unggahan Nisha dengan cepat mendapat respons positif. Banyak netizen memuji kemurahan hati pemilik restoran. Mereka mengatakan bahwa tindakan kebaikan kecil sering meninggalkan kesan mendalam. Seorang netizen berkomentar, "Kemanusiaan di atas segalanya." Netizen lain menambahkan, "Itu sungguh tindakan yang manis."
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa di balik kemudahan aplikasi pesan-antar, masih ada interaksi manusia yang hangat. Pemilik restoran yang bersedia mengantarkan sendiri pesanan, meskipun jarak jauh, menunjukkan bahwa kebaikan masih ada. Nisha pun mengaku bahwa pengalaman ini membuatnya semakin menghargai kota tempat tinggalnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pembeli QRIS Dibentak Penjual Ayam Gunting
Promo 7.7: Kelas Kopi Mont Blanc Rp100 Ribu
Daftar Mie Instan Terbaik Dunia 2026, Indomie Nomor 2
Petani Bagikan 56 Ton Nektarin Gratis Akibat Sengketa
5 Tempat Makan Legendaris di Rawamangun, dari Bakmi ke Iga
7 Jenis Garam Termahal Dunia, Ada yang Rp27 Juta per Kg
Berita Terbaru
Pesanan Buka Puasa Ditolak, Pemilik Restoran Antar Sendiri
Rupiah Tembus Rp 18.000, BI Siaga 24 Jam
PSI Ingin Ubah Jateng dari Kandang Banteng Jadi Kandang Gajah
7 Tunanetra Taklukan Trawas, Buktikan Batas Hanya Ilusi
DFB Siapkan Gaji Fantastis untuk Klopp
Honor Gelar Promo Back to School, Diskon hingga Rp200 Ribu
OJK Selidiki 15 Pialang Asuransi Ilegal
