Farhan-Erwin Duduk Sepanggung Lagi

Ningsih R. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Farhan-Erwin Duduk Sepanggung Lagi

Gambar atau konten salah?

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dan Wakil Wali Kota, Erwin, akhirnya duduk bersama dalam satu acara. Momen ini terjadi setelah beberapa waktu lalu hubungan mereka dikabarkan renggang. Keduanya terlihat hadir dalam agenda pelantikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung pada Selasa, 07 Juli 2026.

Dalam foto yang dibagikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Farhan dan Erwin tampak duduk berdampingan. Sebelumnya, Erwin sempat mengungkapkan kekecewaannya karena merasa tidak pernah dilibatkan dalam urusan pemerintahan kota. Ia bahkan menyampaikan keluhannya secara terbuka di hadapan publik.

Ketika ditemui wartawan, Farhan angkat bicara mengenai hubungannya dengan Erwin. Ia menegaskan bahwa hubungan mereka kini sudah lebih mencair. Hal itu terjadi setelah keduanya bertemu langsung dalam sebuah agenda pemerintahan. "Baik-baik aja. Ngobrol lah, makanya tadi kan datang ikut pelantikan juga, aman. Hubungan tidak pernah beku, jadi selalu cair," kata Farhan.

Farhan mengakui bahwa isu keretakan ini sempat menjadi sorotan. Bahkan, pimpinan partai pengusung mereka, yaitu Partai NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ikut menyoroti masalah tersebut. "Diskusi, pastilah. Karena kan ini hubungan politik. Dan hubungan politik itu tidak hanya hubungan politik pribadi antara Farhan dengan Pak Erwin, tetapi dengan partai di belakang Farhan, partai di belakang Pak Erwin. Dan partai di belakang Farhan dan Pak Erwin tidak hanya partai yang di Bandung, tetapi juga sampai ke level provinsi dan sampai ke level nasional," ungkapnya.

Ia melanjutkan, "Jadi apa yang kemarin diberitakan itu menjadi perhatian ketua umum Partai NasDem dan ketua umum PKB. Kalau sudah ketua umum partai ngomong mah kita juga (mengikuti). Alhamdulillah happy saya mah." Pernyataan ini menunjukkan bahwa tekanan dari partai politik turut mempengaruhi langkah mereka untuk segera memperbaiki hubungan.

Farhan juga menyinggung soal pembagian tugas dengan Erwin. Menurutnya, komunikasi menjadi kunci utama untuk mengatasi isu keretakan tersebut. "Tergantung hasil dari capaian yang kita dapatkan. Karena bagaimanapun juga, apa yang sudah kita lakukan ini, kita fokus pada result-oriented. Ngobrol, itu kuncinya," tandasnya.

Sementara itu, Erwin juga memberikan tanggapan terkait isu keretakan ini. Meskipun sudah bertemu langsung dengan Farhan, ia mengaku belum sempat berbincang secara lebih mendalam. "Pasti ngobrol mah. Tapi udah belum, belum ada ngobrol apa-apa. karena kan saya diundang. Saya ada diundangan, ya saya datang kalau diundang. Ya, kalau nggak diundang, ya nggak datang, gitu kan," kata Erwin.

Pernyataan Erwin ini cukup menarik. Ia menekankan bahwa kehadirannya dalam acara-acara pemerintahan sangat bergantung pada undangan resmi. Hal ini bisa diartikan bahwa komunikasi antara keduanya masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal koordinasi dan pelibatan dalam kegiatan pemerintahan sehari-hari.

Isu keretakan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung ini sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan publik. Keduanya diusung oleh koalisi Partai NasDem dan PKB. Kini, setelah pertemuan langsung, hubungan mereka disebut sudah lebih cair. Namun, dari pernyataan Erwin, tampaknya masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam hal komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif. Pertemuan ini setidaknya menjadi langkah awal untuk meredakan ketegangan yang sempat terjadi.

Wali Kota BandungWakil Wali Kotahubungan renggangpelantikan ASNkomunikasi politikkoalisi partaikeretakan

Komentar

Memuat komentar...