Mbappé Janji Perbaiki Bertahanan di Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Kylian Mbappé sering menjadi sorotan karena kebiasaannya tidak banyak membantu pertahanan. Terkenal sebagai penyerang cepat, eksplosif, dan cerdik, ia menonjol di panggung besar. Namun, ketika tim kehilangan bola, banyak yang menilai etos kerjanya kurang.
Menjelang laga pertama Piala Dunia 2026 melawan Senegal, Mbappé mengaku akan memperbaiki hal tersebut. Ia mengatakan, "Saya harus mengambil langkah ekstra (dalam hal bertahan) sebab itu penting buat tim dan saya harus melakukannya," kata Mbappé dikutip BBC. Ia menambahkan, "Akan dimulai kali ini karena kami ingin juara, dan untuk juara, saya siap melakukan apapun karena saya ingin juara bagaimanapun caranya."
Data Opta menunjukkan Mbappé berada di urutan 1.350 dari 1.490 pemain di lima liga top Eropa, berdasarkan jumlah intersepsi, blok, tekel, dan merebut bola. Angka ini menempatkannya di bagian bawah daftar pemain dengan aksi bertahan terendah.
Perjalanan Prancis di Piala Dunia 2026 dimulai di MetLife Stadium, New Jersey, pada 17 Juni 2026 dini hari WIB. Pertandingan ini akan menjadi laga pembuka bagi Grup I, yang juga terdiri dari Irak dan Norwegia.
Mbappé, yang kini berusia 27 tahun, pernah diwawancarai di Le Parisien bersama teman dan saudara. Di sana, Ethan Mbappé menanyakan tentang komitmen pertahanan, menambah tekanan pada penyerang Real Madrid.
Dengan janji perbaikan dan data statistik yang jelas, Mbappé tampak siap mengubah persepsi tentang perannya di lapangan. Di Piala Dunia, setiap langkah bertahan akan diuji, dan ia harus menunjukkan bahwa ia dapat menyeimbangkan serangan dan pertahanan demi kemenangan tim.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
