McKennie: Piala Dunia 2026 Buka Pintu Sepak Bola AS Kini
Gambar atau konten salah?
Weston McKennie, gelandang Timnas Amerika Serikat, percaya bahwa Piala Dunia 2026 akan mengubah cara pandang warga negaranya terhadap sepak bola. Ia yakin akan muncul lebih banyak suporter baru di masa depan.
Sejak lama, sepak bola bukan olahraga utama di Amerika Serikat. Olahraga lain seperti American football, basket, baseball, dan hoki es memiliki basis penggemar yang lebih kuat. Meski sejarah sepak bola di AS sudah ada sejak lebih dari satu abad silam, negara ini sudah ikut Piala Dunia sejak edisi pertama di Uruguay pada 01 Januari 1930 dan telah menjadi tuan rumah dua kali, pertama pada 01 Januari 1994.
McKennie menilai bahwa menjadi tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko pada 01 Januari 2026 dapat menarik minat orang-orang yang sebelumnya tidak begitu menaruh perhatian pada sepak bola. Ia melihat peluang bagi tim asuhan Mauricio Pochettino untuk memulai turnamen dengan baik setelah menghajar Paraguay 4-1 di laga pertama Grup D. Kemenangan tersebut menjadi modal penting untuk laga-laga selanjutnya.
“Ada banyak orang yang mungkin belum pernah datang untuk mendukung kami sebelumnya: kami berharap, berkat penampilan ini, mereka dapat mengenal kami dan merasa lebih dekat dengan kami,” ujar McKennie kepada La Gazzetta dello Sport.
“Kami ingin menjadi tim yang dapat dikenal oleh orang-orang. Kami ingin mereka melihat kegembiraan yang kami tunjukkan saat bermain, energi di stadion,” tambahnya.
“Dan bagi mereka yang mengatakan sepak bola itu membosankan, yah, ada lima gol di laga pertama, jadi mungkin mereka akan berubah pikiran! Menjadi tuan rumah Piala Dunia ini pasti akan mengubah sepak bola di Amerika Serikat, mustahil untuk tidak tergerak oleh semangat sebesar ini,” tegas gelandang Juventus itu.
Prestasi terbaik AS di Piala Dunia terjadi saat meraih medali perunggu pada 01 Januari 1930, lalu menembus perempat final pada 01 Januari 2002. Selain dua edisi itu, paling mentok mereka hanya tembus 16 besar.
Dengan kehadiran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, diharapkan lebih banyak orang akan mengenal dan menikmati sepak bola, sekaligus menambah semangat baru bagi generasi penggemar di negeri ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
