Menteri Jamin Kualitas Produk UMKM di Metro
Gambar atau konten salah?
Menteri Perdagangan Budi Santoso memberikan jaminan bahwa produk dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dijual di ritel modern, termasuk Metro Department Store, sudah terjamin kualitasnya. Ia menilai kerja sama dengan Metro Department Store bisa membantu meningkatkan mutu produk UMKM Indonesia agar sesuai dengan standar ritel modern dan diterima oleh pasar.
Budi menyebut Metro Department Store sebagai mitra strategis yang membuka jalur distribusi potensial bagi produk UMKM, terutama di bidang fesyen, alas kaki, dan aksesori. Saat ini, Metro Department Store memiliki 14 gerai yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Rata-rata jumlah pengunjungnya mencapai 2,54 juta orang setiap tahun. Menariknya, produk lokal sudah mendominasi sekitar 60% dari seluruh produk yang dipasarkan di sana.
Budi juga mengajak masyarakat untuk berbelanja di Metro Department Store. Alasannya, semua produk yang dijual sudah melalui proses kurasi sehingga kualitasnya terjamin. "Dengan diterima di Metro berarti sebenarnya masyarakat sudah menilai bahwa produk tersebut standar atau kualitasnya sudah cukup bagus. Jadi syarat utama bagaimana bisa masuk di Metro atau retail modern yang lainnya adalah kualitas itu yang paling utama," kata Budi setelah acara peluncuran perluasan akses pasar UMKM di Trans Studio Mal Cibubur, Jawa Barat, pada Kamis, 9 Juli 2026.
Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Ada dua dokumen yang diteken. Pertama, MoU antara Kementerian Perdagangan dan Metro Department Store. Kedua, kontrak dagang antara 11 UMKM fesyen dengan Metro Department Store. Kontrak dagang ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang sudah ditandatangani sebelumnya.
Budi menekankan bahwa kualitas produk UMKM yang dipasarkan di Metro Department Store sudah baik. Menurutnya, kualitas menjadi modal utama untuk membangun kepercayaan konsumen. Produk-produk tersebut juga sudah melalui proses kurasi yang berlangsung selama empat bulan. Dari total 81 UMKM yang mengikuti kurasi, hanya 11 UMKM yang terpilih.
"Karena kualitas ini akan menjaga kepercayaan kita dan bagaimana kita selalu menyatakan ke UMKM agar terus mempertahankan kualitas kita sehingga kita mampu bersaing," jelas Budi.
Kerja sama ini menunjukkan bahwa ritel modern seperti Metro Department Store tidak hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga menjadi ajang seleksi ketat bagi produk UMKM. Dari 81 peserta kurasi, hanya 11 yang lolos — artinya standar kualitas yang diminta cukup tinggi. Dengan dominasi produk lokal yang sudah mencapai 60%, langkah ini bisa menjadi dorongan bagi UMKM untuk terus meningkatkan mutu produk mereka agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
KPK Ajukan Tambahan Anggaran ke Menkeu untuk 2026-2027
Indonesia Luncurkan SRUK, Target Investasi Karbon Rp Ratusan Triliun
Kemenhub Minta Angkasa Pura Siapkan Bandara Husein Sastranegara
Hashim: Prabowo Sering Curhat Soal Program dan Birokrasi
Integrasi Stasiun Karet-BNI City Ditargetkan Beroperasi 2026
BTN Gandeng BPS, Data Jadi Kunci Atasi Backlog Rumah
Berita Terbaru
Prancis vs Maroko: Efisiensi Jadi Kunci Laga
Strava Pastikan Harga Premium Tak Naik Meski Kena Pajak
KPK Ajukan Tambahan Anggaran ke Menkeu untuk 2026-2027
Anggota Satpol PP Bireuen Minta Maaf Usai Viral Joget
Debt Collector Dikepung Massa di Magelang, Gegara Knalpot Brong
KA Logawa Tabrak Truk di Nganjuk, Sopir Tewas
PRJ 2026: Siang atau Malam, Pilih Waktu Terbaik
