Merdeka Run 2026: Denpasar Sambut Lomba Lari 600 Peserta
Gambar atau konten salah?
Denpasar akan menyambut kembali Merdeka Run 2026, sebuah lomba lari yang akan berlangsung pada 16 Agustus 2026 di kota ini. Acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 600 pelari yang berasal dari Denpasar, Jakarta, serta beberapa wisatawan asing di Bali.
Di konferensi pers di Denpasar pada 12 Mei 2026, Chief Executive Officer (CEO) Cellular World Malika Jiwaji menyatakan, “Acara diadakan tanggal 16 Agustus 2026. Acara ini juga sebagai hari jadi ke-19 Cellular World dan running yang ke-3.”
Berbekal tema Run As One Move Together, event ini menawarkan hadiah total sebesar Rp 100 juta. “Semuanya berkesempatan menjadi juara karena ini acara lari dengan keluarga dan tidak memperebutkan juara. Semua bisa mengikuti,” jelas Malika.
Ni Wayan Yuliani, Chief Commercial Officer (CCO) Cellular World, menambahkan, “Merdeka Run 2026 menjadi wadah untuk mempertemukan semua orang yang dibalut dengan lari yang menyenangkan.” Ia menekankan, “Jadi ini bukan sekadar olahraga, bukan ajang bisnis, tetapi untuk menyatukan teknologi, olahraga, dengan masyarakat.”
Acara ini juga membuka ruang bagi komunitas disabilitas di Denpasar. Pendaftaran akan dibuka secara bertahap mulai 19 Mei 2026 sampai 31 Mei 2026 dengan kuota 200 peserta, lalu dilanjutkan pada Juli 2026.
Yuliani berharap, “Diharapkan, ini bukan sekadar event tahunan, namun sebuah movement yang terus menghubungkan energi, komunitas dan kebersamaan dalam satu langkah bersama.”
Dengan dukungan teknologi, olahraga, dan partisipasi masyarakat luas, Merdeka Run 2026 menandai langkah penting bagi komunitas lari di Bali, memupuk rasa kebersamaan dan semangat sehat di antara peserta.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
